Pendeta Katolik Terkenal Asal Amerika Serikat Masuk Islam, Ini Alasannya!

Pendeta Katolik Kristen Timur terkemuka yang berbasis di California, Pastor Hilarion Heagy, telah masuk Islam setelah meninggalkan agama Kristen. (Photo : Dok Istimewa)
0 0
Read Time:1 Minute, 50 Second

Pendeta Katolik Kristen Timur terkemuka yang berbasis di California, Pastor Hilarion Heagy, telah masuk Islam setelah meninggalkan agama Kristen.

Kabar keputusannya masuk Islam membuat heboh seluruh Negeri Paman Sam.

Heagy yang kini berganti nama menjadi Said Abdul Latif mengatakan, kecenderungannya terhadap Islam sudah terjadi sejak 20 tahun lalu. namun baru belakangan ini dia memeluk agama tersebut.

“Seseorang tidak bisa menjadi pendeta dan biarawan di depan umum, dan seorang Muslim secara pribadi,” tutur dia. 

Sesuai outlet berita Ummid, Pastor Hilarion Heagy mengatakan perpindahannya ke agama Islam seperti “mudik” dan sebenarnya adalah “kembali ke Islam.

“Heagy menulis di posting blognya, “Ini benar-benar seperti ‘pulang ke rumah Iman primordial saya.

Karena Al-Quran menyatakan bahwa kita menyembah Allah saja dan tunduk kepadanya bahkan sebelum kita lahir.”

Pastor Heagy, yang sangat dihormati di antara para pengikutnya karena baik hati, suci, dan sangat sabar, sebelumnya adalah seorang Pendeta Ortodoks Rusia.

Sekitar tahun 2003, Heagy beralih ke Gereja Ortodoks Antiokhia, yang dia tinggalkan pada tahun 2017 untuk bergabung dengan Gereja Katolik Timur.

Heagy mengatakan sejak dia mengumumkan berita masuk Islam, dia telah menerima pesan tulus dari umat Islam. (Photo : Abdulmelik/Aldawsari)

Dia kemudian lulus dari Biara Kebangkitan Suci St Nazianz dan menjadi biarawan pendeta Katolik Bizantium.

Sejak itu dia menjadi seorang Muslim, menurut outlet berita Ummid, Heagy menambahkan.

“Inilah alasan mengapa orang yang masuk Islam tidak berbicara tentang ‘konversi’ tetapi tentang ‘kembali’ ke Islam, yang merupakan proses panjang untuk kembali.”

Heagy mengatakan sejak dia mengumumkan berita masuk Islam, dia telah menerima pesan tulus dari umat Islam.

“Kehangatan dan keramahtamahan yang saya saksikan dan terima dari komunitas Muslim sangat fenomenal.

Belum pernah saya mengalami keramahan seperti itu. Masa depan, bagi saya, tidak pasti.

Lompatan ke dalam kegelapan selalu dilakukan dengan beberapa kecemasan,” tutur dia.

Lebih lanjut dalam posting blognya, dia mengatakan setelah membuat keputusan untuk masuk Islam, dia merasakan “kedamaian, kegembiraan, dan kelegaan yang “akhirnya membawa saya pulang.”

“Sekarang mulailah pekerjaan untuk masuk lebih dalam ke dalam iman. Pembelajaran yang lebih dalam. Cinta untuk Dien. Cinta untuk Ummah.

Cinta untuk Nabi,” papar dia. Pastor Hilarion Heagy menambahkan dia telah menerima pesan dan telepon dari orang-orang di seluruh dunia yang menanyakan alasan di balik meninggalkan agama Kristen dan memeluk Islam. (Ukhti Muti’ah)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today