Mahfud MD Ungkap Transaksi Mencurigakan Pegawai Kemenkeu Senilai Rp 300 Triliun

Mahfud MD mengungkap telah menerima laporan atas temuan aliran dana mencurigakan yang nilainya sebesar Rp300 triliun di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). (Photo : Kompas.com/Yustinus Wijaya Kusuma)
0 0
Read Time:1 Minute, 15 Second

Rabu (08/03/2023), Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkap telah menerima laporan atas temuan aliran dana mencurigakan yang nilainya sebesar Rp300 triliun di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Disela-sela pertemuannya di Universitas Gadjah Mada, Mahfud membeberkan pernyataan tersebut “Saya sudah dapat laporan yang pagi tadi, terbaru malah ada pergerakan mencurigakan sebesar Rp 300 triliun di lingkungan Kementerian,”pungkasnya.

Lebih lanjut ia menegaskan transaksi mencurgakan tersebut didominasi di lingkungan Direktorat Jenderal Paja dan Bea cukai. ”Keuangan yang sebagian besar ada di Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai, itu yang hari ini”. tambahnya.

Kemarin ada 69 orang dengan nilai hanya enggak sampai triliunan, (hanya) ratusan miliar. Sekarang, hari ini, sudah ditemukan lagi kira-kira Rp 300 triliun. (Photo : Dok. Humas Polhukam)

Di luar kasus Rafael Alun Trisambodo, Prof Mahfud MD mengaku sudah menyerahkan laporan adanya temuan transaksi janggal ke Sri Mulyani selaku
Kemenkeu serta ke Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana.

Ia menuturkan temuan-temuan laporan transaksi janggal yang diduga dilakukan oleh pegawai kemenkeu, “Kemarin ada 69 orang dengan nilai hanya enggak sampai triliunan, (hanya) ratusan miliar. Sekarang, hari ini, sudah ditemukan lagi kira-kira Rp 300 triliun.

Itu harus dilacak. Dan saya sudah sampaikan ke Ibu Sri Mulyani. PPATK juga sudah menyampaikan,” tegasnya.

Untuk diketahui sebelumnya, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana, menyatakan telah memblokir puluhan rekening pejabat Direktorat Jenderal Pajak Rafael Alun Trisambodo dan keluarganya senilai Rp 500 miliar dalam mutasi periode 2019-2023. (Rifaldi Chandradinata)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today