Bulan Ramadan merupakan sebuah bulan penuh keberkahan yang sangat dinantikan oleh para masyarakat Muslim di seluruh dunia, dan wajib hukumnya bagi seluruh masyarakat Muslim untuk menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan berlangsung.
Dilansir dari IslamicFinder.org, diketahui bahwa periode berpuasa di seluruh dunia memiliki waktu yang berbeda-beda, dimulai dari waktu sahur hingga buka puasa.
Dengan menjalankan ibadah puasa selama 12 jam hingga 24 jam atau lebih dapat mengakibatkan pusing, kelelahan, dan penurunan tingkat metabolisme yang dilakukan oleh tubuh sebagai salah satu cara agar dapat menghemat kalori ataupun energi.
Untuk menjalankan ibadah puasa secara sehat, terdapat beberapa panduan sederhana yang dapat membantu untuk mempertahankan pola makan agar tetap seimbang dan sehat selama periode puasa berlangsung.

1. Jangan Mengabaikan Sarapan atau Sahur
Sarapan atau Sahur selama periode puasa berlangsung, merupakan waktu makan yang sangat penting sebelum melakukan aktivitas sehari-hari.
Menurut penelitian yang telah dilakukan selama bertahun-tahun, mengungkapkan bahwa sarapan atau sahur dapat memberikan nutrisi penting dan energi untuk berkonsentrasi serta mencegah agar terhindar dari penyakit, seperti sakit kepala, kelelahan, kantuk, dan gelisah.
2. Mengonsumsi Berbagai Jenis Makanan
Selama menjalani ibadah puasa, asupan harian akan dibatasi menjadi dua kali makan per hari, oleh karena itu para masyarakat Muslim di seluruh dunia harus berusaha keras agar dapat memasukkan makanan dari seluruh jenis makanan.
Diketahui bahwa tubuh setiap orang membutuhkan sekitar 40 nutrisi yang berbeda setiap hari, yang dimana nutrisi-nutrisi tersebut membantu tubuh agar tetap tumbuh secara memadai dan mempertahankan kesehatan.
Untuk menjaga agar makanan yang dikonsumsi bervariasi dan memiliki diet yang seimbang, dapat memilih makanan setiap hari dari masing-masing kelompok makanan:
1) Roti, sereal, dan produk biji-bijian, 2) Buah dan sayuran, 3) Daging, ikan, dan unggas, 4) Susu, keju, dan yoghurt, 5) Lemak dan gula (diketahui bahwa makanan ini memiliki sedikit nutrisi dan kalori yang tinggi, sehingga asupannya dapat dibatasi).
3. Memenuhi Kebutuhan Cairan Yang Cukup
Selalu masukkan kebutuhan air ke dalam diet dan membatasi asupan minuman yang mengandung kafein. Dikabarkan bahwa kafein memiliki sifat diuretik dan tidak dapat memberikan kebutuhan hidrasi yang cukup.







