Kemenhan Ukraina Mengungkapkan, Rudal Jelajah Rusia Telah Dihancurkan Dalam Sebuah Serangan di Krimea

Rudal jelajah "Kalibr" milik Rusia telah hancur dalam sebuah serangan ketika rudal tersebut tengah diangkut menggunakan kereta api di kota Dzhankoi, Krimea yang ditempati Rusia, menurut Kementerian Pertahanan Ukraina. (Photo: AP Photo via ctvnews.ca)
0 0
Read Time:1 Minute, 41 Second

Pada Senin malam, Kementerian Pertahanan Ukraina mengungkapkan bahwa rudal jelajah “Kalibr” milik Rusia telah hancur dalam sebuah serangan ketika rudal tersebut tengah diangkut menggunakan kereta api di kota Dzhankoi, Krimea yang ditempati Rusia.

Dilansir dari edition.cnn.com, dilaporkan bahwa pihak berwenang Ukraina tidak secara langsung mengaku bertanggung jawab terhadap serangan itu, tetapi, menyampaikan bahwa serangan itu dilakukan dengan tujuan untuk “mendemiliterisasi Rusia dan mempersiapkan semenanjung Krimea untuk de-okupasi.”

Kepala semenanjung yang dianeksasi oleh Rusia, Sergei Askonov, memberikan konfirmasi terkait adanya serangan dan diaktifkannya sistem pertahanan udara di daerah itu. Askynov juga mengungkapkan bahwa sekitar satu orang terluka dan dua bangungan rusak.

Berdasarkan video amatir yang di geolokasi oleh CNN, memperlihatkan sebuah ledakan besar beserta bola api yang diakibatkan oleh ledakan tersebut. Tetapi, video itu tidak memperlihatkan secara jelas terkait apa yang telah diserang dan CNN belum dapat memberikan konfirmasi lokasi yang pasti dari serangan itu.

Kepala semenanjung yang dianeksasi oleh Rusia, Sergei Askonov, mengungkapkan bahwa sekitar satu orang terluka dan dua bangungan rusak. (Photo: dunyanews.tv)

Menurut pernyataan dari Kementerian Pertahanan Rusia di tahun 2022, Rusia memiliki dua lapangan terbang militer yang paling penting di Krimea, yaitu di Dzhankoi dan Gvardeyskoye.

Kementerian Pertahananan Rusia itu menyatakan bahwa, “Dzhankoi juga merupakan persimpangan jalan dan kereta api utama yang memainkan peran penting dalam memasok operasi Rusia di Ukraina selatan.”

Diketahui juga bahwa Krimea menjadi tuan rumah untuk pelabuhan penting dan pangkalan angkatan laut utama untuk armada Laut Hitam milik Rusia di kota Sevastopol. Kapal-kapal perang paling penting milik Rusia telah berlabuh di pangkalan tersebut, termasuk sebuah kapal permukaan yang dipersenjatai dengan rudal jelajah.

Dilaporkan bahwa sebelumnya Amerika Serikat menuduh Rusia telah menggunakan rudal jelajah itu untuk menghantam target-target sipil di Ukraina yang diluncurkan dari kapal-kapal di Laut Hitam.

Serangan ini terjadi pada saat Putin tengah menyambut kedatangan dari Presiden China, Xi Jinping, di Kremlin, Moskow. Di dalam pertemuan yang digelar pada hari Senin, Xi menyampaikan kepada Putin bahwa China dan Rusia memiliki “tujuan yang sama” dan ia memberikan dukungannya kepada Putin agar terpilih kembali.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today