Di Tengah Perselisihannya Dengan AS, Rusia Tingkatkan Pertahanan Dekat Wilayah Jepang

Sergei Shoigu, selaku Menteri Pertahanan, menyampaikan bahwa sebagian merupakan tanggapan terhadap apa yang disebutnya sebagai upaya dari Amerika Serikat untuk "menahan" Rusia dan China. (Photo: Euractiv.com)
0 0
Read Time:2 Minute, 8 Second

Sebuah divisi dari sistem rudal pertahanan pesisir Bastion, telah dikirimkan ke Paramushir, salah satu Kepulauan Kuril di Pasifik Utara, yang beberapa diantaranya telah diklaim Jepang sebagai bagian dari wilayahnya, ungkap Rusia.

Dilansir dari Aljazeera.com, langkah yang dilakukan oleh Rusia tersebut adalah bagian dari penguatan pertahanan Rusia yang lebih luas untuk wilayah timur yang jauh.

Pada hari Rabu, Sergei Shoigu, selaku Menteri Pertahanan, menyampaikan bahwa sebagian merupakan tanggapan terhadap apa yang disebutnya sebagai upaya dari Amerika Serikat untuk “menahan” Rusia dan China.

Diketahui bahwa Moskow mengambil langkah tersebut setelah pertemuan tingkat tinggi yang dilakukan oleh para pemimpin Asia ke kedua belah pihak di dalam perang Ukraina.

Fumio Kishida, yang merupakan Perdana Menteri Jepang dan sekutu dekat Amerika Serikat, telah melakukan kunjungan mendadak ke Ukraina minggu ini, yang dimana menurut beberapa pengamat, kunjungan itu disebut sebagai sebuah upaya yang dilakukan untuk mendahului kunjungan kenegaraan Presiden China, Xi Jinping, ke Rusia.

Rusia mengungkapkan bahwa sebuah divisi dari sistem rudal pertahanan pesisir Bastion, telah dikirimkan ke Paramushir, salah satu Kepulauan Kuril di Pasifik Utara, yang beberapa diantaranya telah diklaim Jepang sebagai bagian dari wilayahnya. (Photo: Flickr/Eugene Kaspersky via bnn-news.com)

Dalam sebuah video yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan, Shoigu mengungkapkan dalam pidatonya bahwa, “untuk menahan Rusia dan China, Amerika Serikat secara signifikan meningkatkan kehadiran militernya di kawasan Asia-Pasifik, memperkuat hubungan politik dan militernya dengan para sekutunya, dan terus menciptakan arsitektur keamanan Amerika yang baru di kawasan ini.”

Shoigu juga menambahkan bahwa sistem Bastion ini akan memberikan peningkatan terhadap keamanan Rusia di sekitar Kepulauan Kuril.

Dikabarkan bahwa Jepang telah mengklaim empat Kepulauan Kuril di bagian selatan, yang telah direbut oleh pasukan Soviet pada akhir Perang Dunia II, dan diketahui bahwa Jepang tidak mengklaim wilayah Paramushir, salah satu pulau Kuril di bagian utara.

Dikarenakan permasalahan tersebut, Moskow dan Tokyo hingga saat ini belum menandatangani perjanjian damai yang secara resmi akan mengakhiri permusuhan.

Shoigu mengungkapkan bahwa angkatan bersenjata Rusia di bagian timur, diketahui telah menerima sekitar 400 perlengkapan militer modern selama setahun terakhir, termasuk diantaranya adalah pesawat jet Su-57 dan sistem rudal antipesawat. “Kemampuan militer distrik militer timur telah meningkat secara signifikan,” ujar Shoigu.

Shoigu menambahkan terkait modernisasi sistem pertahanan udara Moskow dilaporkan akan selesai di tahun ini. Para pejabat Rusia menyalahkan Kyiv atas sejumlah serangan dari pesawat tak berawak jauh di dalam wilayah Rusia sejak awal kampanye militer di Ukraina dilakukan.

Terkait dengan konflik Rusia dan Ukraina, Shoigu menyebutkan bahwa sejauh ini pasukan dirgantara Rusia dilaporkan telah menghancurkan lebih dari 20.000 fasilitas militer milik Ukraina sejak awal dimulainya apa yang dijuluki Moskow sebagai “operasi militer khusus”.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today