Twitter: Mulai 1 April, Bayar Twitter Blue Sebesar Rp 1,2 Juta Per Tahun atau Kehilangan Tanda Centang Anda

Tanda centang biru yang menandakan bahwa sebuah akun telah "terverifikasi" untuk para pengguna penting di Twitter, yang dimana tanda tersebut didapatkan secara gratis, kemungkinan akan segera berakhir dan tidak akan diberikan secara gratis lagi. (Photo: Pexels.com/greenwish_)
0 0
Read Time:1 Minute, 59 Second

Dikabarkan bahwa tanda centang biru yang menandakan bahwa sebuah akun telah “terverifikasi” untuk para pengguna penting di Twitter, yang dimana tanda tersebut didapatkan secara gratis, kemungkinan akan segera berakhir dan tidak akan diberikan secara gratis lagi.

Dilansir dari edition.cnn.com, diketahui bahwa sejak Twitter diambil alih oleh Elon Musk pada bulan Oktober lalu, Musk telah memberikan ancaman untuk menghapus tanda centang verifikasi “lama” yang mengonfirmasi identitas pengguna seperti perusahaan, pejabat pemerintah, jurnalis, selebriti, dan pengguna Twitter terkenal lainnya.

Saat ini, Musk mungkin akan melanjutkan tindakannya tersebut. Hal itu diketahui berdasarkan cuitan dari Twitter pada hari Kamis, menyampaikan bahwa, “pada tanggal 1 April, kami akan mulai menghentikan program verifikasi lama dan menghapus tanda centang lama.”

Namun, Twitter mengungkapkan bahwa kebijakan terbarunya ini akan mulai diberlakukan pada April Mop, yang dimana Musk secara khusus terkenal karena trolling pada tanggal 1 April, termasuk salah satunya adalah pada saat ia salah memberikan posting cuitan Twitter di tahun 2018, yang mengatakan bahwa perusahaan kendaraan listrik miliknya, Tesla (TSLA), telah bangkrut.

Twitter Blue merupakan sebuah layanan berlangganan yang kembali diluncurkan oleh Musk pada akhir tahun lalu dengan biaya sekitar Rp 1,2 juta per tahun dan sekitar Rp 121 ribu per bulan. (Photo: Getty Images/Aprott via Wired)

Dalam cuitannya tersebut, pihak Twitter juga menambahkan bahwa, “untuk mempertahankan tanda centang biru Anda di Twitter, setiap orang dapat mendaftar ke Twitter Blue.”

Twitter Blue merupakan sebuah layanan berlangganan yang kembali diluncurkan oleh Musk pada akhir tahun lalu dengan biaya sekitar Rp 1,2 juta per tahun dan sekitar Rp 121 ribu per bulan. Biaya dari layanan berlangganan ini akan memberikan aliran pendapatan untuk Twitter, yang dimana biaya itu sangat dibutuhkan oleh Twitter karena saat ini perusahaan tersebut mengumpulkan hampir seluruh dana pendapatannya dari pengiklan, yang sebagian besar diantaranya telah meninggalkan media sosial itu sejak diambil alih oleh Musk.

Pemberian dana untuk verifikasi Twitter ini, diketahui telah memberikan pendapatan tambahan bagi Twitter dan menjadi salah satu cara bagi Musk untuk memperlihatkan penghinaannya terhadap lembaga pemerintah, jurnalis, dll. Tetapi, membangun sebuah pengganti untuk program verifikasi yang lama, terbukti sangat sulit untuk dilakukan.

Twitter Blue pertama kali diluncurkan pada tahun 2021, sebagai sebuah layanan berlangganan yang menawarkan berbagai “fitur-fitur canggih” seperti membatalkan sebuah cuitan serta menyimpan penanda ke dalam sebuah folder, dan kemudian Musk meluncurkan kembali program Twitter Blue pada November 2022, termasuk diantaranya adalah tanda centang biru pada fitur-fitur untuk pengguna berbayar.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today