CEO Disney, Bob Iger, Mengungkapkan Bahwa Disney Akan Mulai Memberhentikan 7.000 Pegawainya

Bob Iger, selaku CEO dari Disney, mengungkapkan bahwa perusahaannya akan mulai untuk memulangkan para stafnya pada minggu ini. (Photo: Getty Images via NPR.org)
0 0
Read Time:1 Minute, 33 Second

Pada hari Senin, Bob Iger, selaku CEO dari Disney, mengungkapkan bahwa perusahaannya akan mulai untuk memulangkan para stafnya pada minggu ini, yang menjadi tahap pertama dari tiga tahap pengurangan yang diperkirakan akan dilangsungkan menyusul pengumumannya di bulan Februari yang menyatakan bahwa perusahaan akan memotong 7.000 pekerjaan.

Dilansir dari edition.cnn.com, pengurangan tenaga kerja global Disney ini adalah bagian dari inisiatif pemotongan biaya sebesar miliaran dolar yang memiliki tujuan untuk mengecilkan operasional perusahaan dalam periode gejolak industri media.

Di dalam sebuah memo untuk para staff yang didapatkan CNN, Iger menyampaikan bahwa pemutusan hubungan kerja akan berlangsung dalam tiga gelombang, gelombang pertama akan dilakukan pada minggu ini, dan manajer-manajer akan segera memberitahukan kepada para pegawainya yang terdampak.

Pengurangan tenaga kerja global Disney ini adalah bagian dari inisiatif pemotongan biaya sebesar miliaran dolar yang memiliki tujuan untuk mengecilkan operasional perusahaan. (Photo: CNN)

Gelombang kedua, pemutusan hubungan kerja yang lebih besar akan dilaksanakan pada bulan April mendatang, dengan ribuan staf yang akan diberhentikan, ujar Iger.

Gelombang ketiga dari pemutusan hubungan kerja ini, akan berlangsung “sebelum awal musim panas” agar dapat mencapai target yang telah direncanakan perusahaan untuk menghilangkan 7.000 pekerjaan.

Dalam memo tersebut, Iger mengatakan bahwa, “kenyataan sulit dengan banyaknya kolega dan teman yang meninggalkan Disney bukanlah sesuatu yang kami anggap enteng.”

Ia juga menambahkan, “Di saat-saat sulit, kita harus melakukan apa yang diperlukan untuk memastikan Disney dapat terus memberikan hiburan yang luar biasa kepada para penonton dan tamu di seluruh dunia, sekarang dan jauh di masa depan.”

Disney (DIS), pada 1 Oktober, mempunyai sekitar 220.000 pegawai, yang dimana sekitar 166.000 pegawai di antaranya ditempatkan di Amerika Serikat. Pemotongan 7.000 pekerjaan ini, telah mewakili sekitar 3% dari tenaga kerja globalnya.

Pemutusan hubungan kerja ini terjadi pada saat setelah kembalinya Iger ke Disney di bulan November, sesaat setelah dewan direksi memecat Bob Chapek sebagai pemimpinnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today