Kim Jong Un Meminta Agar Para Ahli Korea Utara Dapat Mengembangkan ‘Senjata Nuklir Yang Kuat’

Kim Jong Un, meminta kepada para ilmuwan di Korea Utara untuk menambah produksi "bahan nuklir tingkat senjata" dan mengembangkan senjata yang lebih kuat. (Photo: AFP via TheStar.com.my)
0 0
Read Time:1 Minute, 40 Second

Menurut laporan dari media pemerintah, Kim Jong Un, yang merupakan Pemimpin Korea Utara, meminta kepada para ilmuwan di Korea Utara untuk menambah produksi “bahan nuklir tingkat senjata” dan mengembangkan senjata yang lebih kuat.

Dilansir dari Aljazeera.com, pengumuman terbaru dari Kim ini, muncul menjelang jadwal kedatangan dari kapal induk Angkatan Laut Amerika Serikat pada hari Selasa, di Korea Selatan.

Berdasarkan laporan dari kantor berita resmi Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), pada hari Selasa, Kim, pada saat melakukan sebuah pengarahan bersama dengan para pejabat dari lembaga senjata nuklirnya, mengungkapkan bahwa Korea Utara harus dalam keadaan siap untuk menggunakan senjata nuklirnya “kapan saja dan di mana saja”.

Menurut Kantor Berita Yonhap Korea Selatan, Kim mengatakan, “kita tidak boleh puas dengan pekerjaan untuk mengkonsolidasikan postur respons menyeluruh dari kekuatan nuklir kita dan harus terus berusaha untuk memperkuat kekuatan nuklir dengan mantap.”

Kim juga telah diberi pengarahan terkait sistem manajemen senjata nuklir terintegrasi berbasis IT yang dikenal dengan sebutan ‘Haekbangashoe’. (Photo: AFP via IbTimes.com)

Kim meminta kepada para pejabatnya agar dapat “mengembangkan produksi bahan nuklir kelas senjata secara menyeluruh untuk mengimplementasikan rencana untuk meningkatkan persenjataan nuklir secara eksponensial”.

Berdasarkan laporan dari KCNA, Kim juga menyampaikan kepada pejabat-pejabatnya untuk “memacu untuk terus memproduksi senjata nuklir yang kuat”.

Pada tahun lalu, Korea Utara menyatakan bahwa negaranya merupakan negara yang memiliki kekuatan nuklir yang “tidak dapat diubah” dan beberapa waktu belakangan ini, Kim memberikan seruan untuk meningkatkan produksi senjata secara “eksponensial”, termasuk diantaranya adalah senjata nuklir taktis.

Menurut laporan dari KCNA pada hari Selasa, Kim juga telah diberi pengarahan terkait sistem manajemen senjata nuklir terintegrasi berbasis IT yang dikenal dengan sebutan ‘Haekbangashoe’, memiliki arti sebagai “pemicu nuklir”.

KCNA menambahkan bahwa keakuratan, keandalan, dan kemanan dari sistem tersebut telah diverifikasi selama berlangsungnya latihan yang baru-baru ini dilakukan untuk mensimulasikan serangan balik nuklir.

Yonhap, selaku kantor berita Korea Selatan, menyampaikan bahwa media Korea Utara telah mempublikasikan beberapa foto untuk pertama kalinya pada saat Kim tengah melakukan inspeksi terhadap hulu ledak nuklir taktis yang dijuluki sebagai ‘Hwasan-31’.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today