Amarah Korban Banjir Dahsyat, Iringan Raja Spanyol Dilempari Telur dan Lumpur

Kejadian tak terduga terjadi pada saat Raja Spanyol Felipe serta Ratu Letizia tengah melakukan kunjungan ke wilayah terdampak banjir dahsyat. (Source: REUTERS/Eva Manez)
0 0
Read Time:2 Minute, 30 Second

Kejadian tak terduga terjadi pada saat Raja Spanyol Felipe serta Ratu Letizia tengah melakukan kunjungan ke wilayah terdampak banjir dahsyat yang menewaskan hingga 200 orang di kawasan Valencia, Spanyol. Raja Spanyol Felipe serta Ratu Letizia dicibir dan dilempari telur.

Dilansir dari CNN, pada hari Senin (4/11/2024), Raja Spanyol Felipe beserta dengan Ratu Letizia mendapat sambutan kurang baik ketika mengunjungi wilayah Valencia.

Dalam kunjungan tersebut, Raja Felipe dan Ratu Letizia dicibir serta dilempari telur maupun lumpur oleh masyarakat yang marah.

Dalam kunjungan tersebut, Raja Felipe dan Ratu Letizia dicibir serta dilempari telur maupun lumpur oleh masyarakat yang marah. (Source: REUTERS/Eva Manez)

Dikutip dari news.detik.com, Raja Felipe diteriaki ‘pembunuh’ pada saat dirinya tengah mengunjungi area Paiporta, di luar kota Valencia, yang di mana area itu terdampak paling parah.

Raja Felipe mengunjungi wilayah tersebut bersama dengan Pedro Sanchez, yang merupakan Perdana Menteri, serta Carlos Mazon, selaku Gubernur setempat.

Kunjungan itu dilakukan ketika para masyarakat setempat tengah menuduh bahwa pemerintah lemah dalam menanggapi bencana tersebut.

Para masyarakat setempat mulai melemparkan caci-maki kepada Raja Felipe, Sanchez serta Mazon sesaat setelah mereka melakukan sesi foto-foto di lokasi.

Kerumunan masyarakat yang tengah berkumpul pun meningkat drastis ketika para pengawal keamanan melindungi Raja Spanyol tersebut dari lemparan telur dengan menggunakan payung.

Berdasarkan laporan yang dibagikan oleh Associated Press, Raja Felipe diketahui juga dilempari lumpur oleh masyarakat yang marah.

Beberapa masyarakat setempat bahkan dikabarkan mengacungkan sekop serta tongkat dengan gestur yang mengancam.

Pihak berwenang beserta pengawal keamanan berupaya keras untuk melindungi Raja Felipe dan Ratu Letizia dalam kejadian itu.

Saat didatangi oleh salah satu warga, Raja Felipe tetap dalam kondisi tenang serta menurunkan payungnya agar dapat mendengarkan keluh kesah warga tersebut.

Kejadian itu terjadi ketika para polisi yang mengawal sang Raja Spanyol tengah berjuang keras untuk mengendalikan massa yang berkumpul di lokasi.

Ratu Letizia yang menemani suaminya, juga berbincang kepada warga yang marah serta tampak terguncang sembari memegangi kepala dengan tangannya.

Saat didatangi oleh salah satu warga, Raja Felipe tetap dalam kondisi tenang serta menurunkan payungnya agar dapat mendengarkan keluh kesah warga tersebut. (Source: REUTERS/Eva Manez)

Akun media sosial milik Keluarga Kerajaan Spanyol memublikasikan video kunjungan tersebut pada saat protes telah mereda, yang di mana dalam video itu memperlihatkan Raja Felipe bersama dengan Ratu Letizia tengah merangkul sejumlah warga yang putus asa.

Sebagian besar kemarahan warga tampaknya ditujukan kepada Sanchez dan Mazon, yang mendampingi Raja Felipe dalam kunjungan tersebut, tetapi pada akhirnya mereka meninggalkan lokasi lebih awal, bahkan ketika Raja Felipe bersikeras untuk tetap tinggal walaupun kekacauan tengah terjadi di lokasi.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor PM Sanchez, sang PM dievakuasi dari lokasi kejadian, sesuai dengan protokol keamanan.

Dilaporkan bahwa sekitar 214 orang dikonfirmasi telah tewas akibat banjir dahsyat yang melanda wilayah Valencia, dengan perkiraan jumlah korban tewas yang masih akan bertambah.

Respons darurat yang lambat serta tidak terkoordinasi terhadap bencana ini menjadi pemicu dari kemarahan masyarakat di Valencia.

Peringatan waspada bencana banjir yang diumumkan oleh badan prakiraan cuaca baru diterima masyarakat beberapa jam kemudian setelah bencana itu terjadi.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today