Presiden Prabowo Harus Mengembalikan Pancasila Sebagai Karakter Bangsa

Ketika negara berideologi Pancasila dengan sistem MPR diganti dengan sistem Presidensil, sebetulnya negara sudah murtad terhadap Pancasila. (Source: Wikimedia Commons/Badjra bagaskara)
0 0
Read Time:2 Minute, 30 Second

Sejak UUD1945 diamandemen kemudian sistem yang dijalankan adalah Presidenseil yang basis nya Individualisme, Liberalisme Kapitalisme.

Maka tidak mungkin lagi membangun karakter kebangsaan sebab Pancasila jelas bertentangan dengan individualisme Liberalisme dan Kapitalisme.

Ketika negara Berideologi Pancasila dengan sistem MPR diganti dengan sistem Presidensil sebetulnya negara sudah murtad terhadap Pancasila. Presidenseil basis nya Individualisme maka kekuasaan di perebutkan banyak banyakan suara ,kalah menang ,Kuat kuatan .

Jelas bertentangan dengan Pancasila permusyawaratan perwakilan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan .dengan sistem MPR.

Perubahan ini sungguh luar biasa menghabisi karakter kebangsaan kita bahkan sistem Presidenseil telah mengganti visi misi yang tertuang di pembukaan UUD 1945 diganti dengan visi misi Presiden.

Banyak pakar ketatanegaraan ngak ada yang menelaah bawah Preambule UUD 1945 tidak diamandemen tetapi tidak dipakai lagi, apa para cerdik pandai terutama BPIP mengerti soal bawah negara ini Sudah murtad terhadap Pancasila dan pembukaan UUD1945? Bahkan apakah BPIP mengerti kalau negara ini sudah tidak berideologi Pancasila?

Banyak yang tidak sadar termasuk Megawati dengan BPIP nya dan para profesor di perguruan tinggi yang akhli tata negara menganti visi misi negara dengan visi misi Presiden maka Indonesia bukan lagi negara yang di Proklamasikan 17 Agustus 1945.

Arti nya kita telah berkhianat terhadap Negara Proklamasi 17 Agustus 1945, berkhianat terhadap pendiri negeri ini, berkhianat terhadap Proklamator Kemerdekaan Soekaro Hatta, berkhianat terhadap para pahlawan bangsa, sebab mengganti visi misi negara maka negara yang di Proklamasikan tidak lagi punya tujuan dan cita cita nya Masyarakat adil dan makmur.

Visi Misi Negara Indonesia yang tertuang pada pembukaan UUD 1945 adalah Visi : Negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Misi Negara Indonesia ;
Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Visi Misi ini selama Indonesia masih berdiri tidak boleh berubah apa lagi diganti .

Jaman Orde Lama Bung Karno tidak pernah mempunyai visi misi.

Bung Karno Punya program tetapi tidak mempunyai visi misi .
Misal nya untuk membangun karakter kebangsaan .

Gagasan Bung Karno tentang Trisakti memiliki tiga rumusan, yakni berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, berkepribadian dalam kebudayaan.Ini bukan mengganti Visi Misi Negara justru hal ini menterjemahkan dari visi negara.

Begitu juga jaman orde baru dengan konsep Trilogi Pembangunan adalah sebuah konsep yang dasar nya GBHN konsep pembangunan ini juga bukan visi misi sebab dasar nya Pancasila dan UUD1945.

Pelaksanaan pembangunan Orde Baru bertumpu kepada program yang dikenal dengan sebutan Trilogi Pembangunan.

Trilogi Pembangunan merupakan salah satu isi program kerja yang dibentuk oleh Kabinet Pembangunan III, yang bekerja pada periode 1978-1983.

Kabinet Pembangunan III menyelenggarakan Pelita III, yang menekankan pada Trilogi Pembangunan dengan tujuan terciptanya masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila serta UUD 1945.

Jaman Joko Widodo membangun IKN Visi Misi nya berbeda dengan negara yang dibentuk 18 Agustus 1845 dan di Proklamasikan 17Agustus 1945
Apakah Presiden Prabowo akan Meneruskan IKN Dengan membiarkan Visi Misi IKN berbeda dengan Visi Misi NKRI .Jika ini diterjang ya memang Paradox semoga Pak Presiden sadar atas kekeliruan IKN. (Prihandoyo Kuswanto)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today