Menurut Divisi Regional Jasa Marga Nusantara Tollroad (JNT), selama libur Imlek, yang akan berlangsung dari 24 Januari 2025 hingga 2 Februari 2025, sebanyak 518.987 kendaraan akan melintasi Jalan Tol Bali Mandara.
Angka tersebut menunjukkan peningkatan 2,36 persen dari total 507.030 kendaraan, yang merupakan volume lalu lintas normal.
Jalan tol sepanjang 12,7 kilometer menghubungkan tiga lokasi penting, yaitu Nusa Dua, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, dan Benoa. Ini meningkatkan pariwisata Pulau Dewata.
Selain itu, JNT memperkirakan peningkatan lalu lintas di Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (juga dikenal sebagai Balsam) pada waktu yang sama.
Sebanyak 115.617 kendaraan melintas, meningkat 14,53% dari kondisi normal.

Artinya, selama periode tersebut, diperkirakan sebanyak 132.416 kendaraan akan melewati Tol Balsam.
Jumlah lalu lintas yang meningkat di Tol Balsam, yang panjangnya 97,27 kilometer, didorong oleh orang-orang yang bepergian ke Balikpapan atau Samarinda.
Tol Balsam mempersingkat waktu tempuh antara Balikpapan dan Samarinda dari 180 hingga 240 menit menjadi 90 hingga 120 menit.
Selain itu, diproyeksikan bahwa Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) di Sumatera Utara akan melayani 158.778 kendaraan, meningkat 8,24% dari kondisi normal 146.692 kendaraan.
Sebagai pintu masuk ke Medan Raya dan Tebing Tinggi, Gerbang Tol (GT) Kualanamu diperkirakan akan melayani 48.626 kendaraan, naik 19,69% dari kondisi normal 40.625 kendaraan.
Namun, Tol MKTT berfungsi sebagai sarana penting yang menghubungkan Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang dengan wilayah penting di sekitar Sumatera Utara.






