Masyarakat Sebut Harga Gas 3 Kg di Warung Tembus Rp 25.000

Karena dia harus membeli elpiji 3 kilogram (kg) di toko kelontong dekat rumahnya, Sarno (58) memilih mengantre di pangkalan resmi. (Sumber Foto : Beritasatu.com/Hanes Walda)
0 0
Read Time:1 Minute, 50 Second

Karena dia harus membeli elpiji 3 kilogram (kg) di toko kelontong dekat rumahnya, Sarno (58) memilih mengantre di pangkalan resmi.

Sebab harga elpiji 3 kg di toko dekat rumahnya melonjak menjadi Rp 25.000.

“Mending antre saja di sini (pangkalan resmi). Tadi saja enggak lama ngantrenya, paling tiga menit. Kalau di warung-warung kan ada Rp 23.000, Rp 25.000, harganya naik,” kata dia saat ditemui di Tanjung Duren, Senin (3/2/2025).

Meskipun dia harus menghadapi panas saat menunggu, Sarno lebih suka membeli gas 3 kg bersubsidi di pangkalan resmi karena harganya Rp 18.000.

“Saya ngantre dari sekitar jam 08.30 WIB. Udah rame di sini, udah berjejer orang ngantre,” tambah dia.

Tian (33), pedagang mi ayam di Tanjung Duren yang sama seperti Sarni, juga rela membeli elpiji 3 kg di pangkalan resmi, meskipun harus berjalan dua kilometer dari rumahnya. Karena itu, harga elpiji ukuran 12 kg dianggap terlalu mahal bagi pedagang kecil seperti dia.

“Iya terbebani, susah sih. Kalau pakai yang besar sih dua kali lipat ya harganya,” kata Tian.

Sebab harga elpiji 3 kg di toko dekat rumahnya melonjak menjadi Rp 25.000. (Sumber Foto : KABARJAMBIKITO.ID)

Tian hanya bisa mendapatkan satu tabung elpiji 3 kg setiap hari jika dia ingin berjualan mi ayam.

“Butuh antara satu sampai dua. Sekarang ya mesti nyari lagi, keliling-keliling lagi,” tambah dia.

Sebelumnya diberitakan bahwa banyak orang harus rela mengantre untuk mendapatkan elpiji 3 kg (kg) di pangkalan resmi yang terletak di Jalan Way Besay, Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat pada Senin, 3 Februari 2025, pagi.

Sekitar pukul 09.41 WIB, Kompas.com melihat antrean warga yang ingin membeli gas 3 kg bersubsidi mencapai lima meter.

Orang-orang berbaris di sepanjang bahu Jalan Way Besay. Sebagian besar dari mereka membawa tabung elpiji 3 kg yang sudah kosong.

Namun, beberapa anggota masyarakat membawa lebih dari dua tabung elpiji 3 kg.

Sayangnya, satu tabung elipiji 3 kg hanya boleh dibeli oleh setiap warga.

Antrean membuat lalu lintas di Jalan Way Besay macet karena pengendara harus berbagi jalan dengan orang-orang.

Tidak semua penduduk dapat memperoleh gas bersubsidi, meskipun mereka sudah rela menunggu cukup lama.

karena gas 3 kg di pangkalan itu habis sekitar pukul 09.46 WIB.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today