Menteri Sugiono mendukung akses kemanusiaan untuk Palestina. Di sela-sela Pertemuan High-Level Segment Dewan Hak Asasi Manusia (Dewan HAM) PBB Sesi ke-58 di Jenewa, Swiss, dia mengatakan hal ini saat bertemu dengan Presiden Komite Palang Merah Internasional (ICRC/Palang Merah Internasional), Mirjana Egger.
Sugiono mengapresiasi upaya Palang Merah Internasional dalam menangani masalah kemanusiaan selama pertemuan tersebut.

“Indonesia mengapresiasi upaya ICRC dalam menangani isu-isu kemanusiaan, terutama dalam memastikan akses bantuan kemanusiaan ke Palestina,” ujar Sugiono, dikutip dari siaran pers Kementerian Luar Negeri, Selasa (25/2/2025).
Pertemuan itu membahas kemajuan positif di Gaza, yang dimulai dengan gencatan senjata. Sugiono menyatakan bahwa pemulihan dan rekonstruksi Gaza serta bantuan kemanusiaan diperlukan untuk rakyat Palestina.
Selain itu, dia mendukung inisiatif internasional ICRC yang dikenal sebagai Global Initiatives to Galvanize Political Commitment to International Humanitarian Law (GIIHL).

Dengan inisiatif ini, ICRC dan mitranya berharap pada akhir tahun 2026 menghasilkan laporan dan saran tentang masalah saat ini terkait kepatuhan terhadap hukum humaniter internasional.
Untuk memastikan keberhasilan GIIHL, presiden ICRC juga berharap Indonesia membantu.
Presiden ICRC berharap Indonesia terus mengadvokasi prinsip-prinsip dasar hukum humaniter internasional melalui forum internasional. Kemitraan dengan ICRC telah menjadi penting untuk mempertahankan hak-hak kemanusiaan di tengah ancaman global.






