Benarkah Risiko Penyakit Jantung Bisa Dikurangi Dengan Chia Seed

Salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia masih penyakit jantung. (Sumber Foto : Shutterstock)
0 0
Read Time:2 Minute, 14 Second

Salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia masih penyakit jantung. Risiko terkena penyakit ini juga meningkat karena gaya hidup tidak sehat, pola makan tinggi lemak jenuh, dan kurang aktivitas fisik.

Salah satu cara untuk menjaga kesehatan jantung adalah dengan menjaga pola makan seimbang. Namun, penelitian terbaru menemukan bahwa biji chia adalah makanan yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung.

Biji chia, juga dikenal sebagai biji kecil berwarna hitam putih yang berasal dari tanaman Salvia hispanica, telah menjadi salah satu superfood yang paling populer dalam beberapa tahun terakhir. Biji chia sangat kaya nutrisi dan membantu menjaga kesehatan jantung.

Studi yang diterbitkan baru-baru ini dalam jurnal Prostaglandins & Other Lipid Mediators menemukan bahwa menambahkan biji chia ke dalam makanan dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

Studi ini dilakukan dengan meninjau 14 uji klinis yang melibatkan 835 peserta untuk melihat bagaimana chia seed berdampak pada tekanan darah, kadar lipid, obesitas, diabetes, dan faktor kesehatan lainnya. Studi menunjukkan bahwa chia seed, baik dalam dosis kecil maupun besar, menurunkan kadar trigliserida, sejenis lemak darah yang tinggi meningkatkan risiko penyakit jantung. Chia seed juga menurunkan tekanan darah dan kolesterol LDL (kolesterol jahat).

Oleh karena itu, menambahkan chia seed ke dalam pola makan dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dengan mengurangi faktor penyebabnya seperti trigliserida, kolesterol LDL, dan tekanan darah sistolik.

Chia seeds kaya akan serat dan baik untuk jantung. Menurut laman resmi USDA, setiap ons (28,35 gram) biji chia mengandung sekitar 9,75 gram serat. Kandungan serat ini dapat membantu melancarkan pencernaan, meningkatkan kolesterol LDL, membuat rasa kenyang lebih lama, dan menstabilkan gula darah.

Berapa banyak chia seed yang baik untuk dimakan?

Menurut Sapna Peruvemba, MS, RDN, seorang ahli gizi bersertifikat, Anda harus mulai menambahkan biji chia secara bertahap ke dalam makanan Anda, mulai dengan satu sendok per hari, menurut Food & Wine. Meskipun serat tinggi, mengonsumsi terlalu banyak serat dapat menyebabkan perut kembung dan nyeri.

Selain itu, merendam chia seed terlebih dahulu adalah cara terbaik untuk mengonsumsinya. Karena chia seed akan mengembang dan membentuk tekstur gel saat direndam dalam cairan, metode ini juga dapat membantu menghindari risiko chia seed mengembang di kerongkongan.

Menambahkan chia seed ke dalam pola makan dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dengan mengurangi faktor penyebabnya seperti trigliserida, kolesterol LDL, dan tekanan darah sistolik. (Sumber Foto : Shutterstock)

Chia seed dapat ditambahkan ke berbagai makanan, seperti puding chia, sereal, yogurt, atau smoothie. Namun, hindari mengonsumsinya secara langsung tanpa dicampur dengan makanan lain.

Meskipun chia seed terbukti memiliki banyak manfaat untuk kesehatan jantung, penting untuk diingat bahwa chia seed bukanlah pengganti pengobatan medis. Mereka hanya harus digunakan sebagai pelengkap pola makan sehat, bukan sebagai pengobatan utama untuk kondisi serius seperti tekanan darah tinggi atau kadar kolesterol yang tidak normal.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today