Dikawal Ratusan Personel, 100 Napi Narkoba Berkategori High Risk Dikirim ke Nusakambangan

Sebanyak 100 napi kasus narkoba berkategori risiko tinggi telah dikirimkan Lapas Nusakambangan. (Source: Ilustrasi/Istimewa via Alinea.id)
0 0
Read Time:1 Minute, 28 Second

Dilaporkan bahwa sebanyak 100 narapidana dalam kasus narkoba yang masuk ke dalam kategori risiko tinggi telah dikirimkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ke Lembaga Pemasyarakatan Super Maximum Security, yang berlokasi di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Sebelum prosesi pengiriman menuju ke Nusakambangan dilakukan pada hari Sabtu, 14 Juni 2025, para narapidana tersebut diborgol serta diikat kakinya.

Sebelum prosesi pengiriman dilakukan, para narapidana tersebut diborgol serta diikat kakinya. (Source: Ilustrasi/Shutterstock.com)

Ketika proses pengiriman berlangsung, para warga binaan ini dikawal oleh 200 anggota yang di antaranya berasal dari Direktur Pengamanan Intelejen dan Direktur Kepatuhan Internal, pegawai kanwil Ditjenpas dan Lapas di Sumatera Utara, serta berkolaborasi bersama dengan Satuan Brimob Sumatera Utara.

Dilansir dari tempo.co, Rika Aprianti, selaku Kasubdit Kerjasama dan Pelayanan Publik Ditjenpas, mengungkapkan bahwa pemindahan yang dilakukan terhadap 100 narapidana berkategori high risk tersebut sudah sesuai dengan Standard Operating Procedure atau SOP yang berlaku, yaitu telah melewati penyidikan, penyelidikan, serta assesment.

“Seratus warga binaan kategori high risk pengedaran narkoba di wilayah Sumatera Utara yang dipindahkan ke Lapas Super Maximum Security di Pulau Nusakambangan itu bagian dari keseriusan Kemenimipas memberantas dan menciptakan zero narkoba di Lapas dan Rutan,” kata Rika dalam siaran tertulis, Minggu, 15 Juni 2025, dikutip dari tempo.co.

Hingga saat ini, Rika mengatakan bahwa dalam periode kepemimpinan Menteri Imipas Agus Andrianto, sudah terdapat total sekitar 1.000 narapidana yang telah dipindahkan ke Lapas Super Maximum dan Maximum Security.

“Target yang kami ingin capai adalah berkurang hingga zero peredaran narkoba di dalam lapas dan rutan yang juga berdampak ke masyarakat,” tambah Rika, dilansir dari tempo.co.

Rika berharap, dengan adanya pemindahan narapidana ini dapat mengubah perilaku para warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik setelah diberlakukan pengamanan yang tepat serta pembinaan yang ada di dalam Lapas Nusakambangan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today