Dilaporkan bahwa Komisaris Besar Ronald Sipayung, selaku Kapolres Kota Bandara Soekarno-Hatta, mengimbau kepada para masyarakat yang berada di sekitar bandara untuk tidak menerbangkan layang-layang dikarenakan bisa mengakibatkan gangguan terhadap lalu lintas penerbangan.
Petugas kepolisian Bandara Soetta bersama dengan tim gabungan, yakni Tentara Nasional Indonesia (TNI), Aviation Security (Avsec), dan juga petugas keamanan bandara, telah menyelenggarakan patroli layang-layang yang berlangsung pada hari Minggu, 6 Juli 2025.

Dilansir dari tempo.co, Tim gabungan patroli tersebut dipimpin oleh Inspektur Satu Budi Prabowo, yang merupakan perirwa menengah pengawas atau Pamenwas, dan beranggotakan sebanyak 15 personel.
Diketahui bahwa rute dari patroli ini meliputi sejumlah area yang berada di sekitar perimeter utara serta selatan Bandara Soekarno-Hatta.
“Patroli ini sebagai antisipasi potensi gangguan keselamatan penerbangan yang disebabkan aktivitas bermain layang-layang di wilayah udara sekitar bandara,” kata Ronald, Minggu, 6 Juli 2025, dikutip dari tempo.co.
Ronald mengungkapkan bahwa pada saat patroli tersebut berlangsung, di jalan Perimeter Utara tim gabungan mendapati dua anak bersama dengan seorang pria dewasa tengah menerbangkan layang-layang.
“Petugas segera melakukan penyitaan layang-layang serta memberikan teguran dan edukasi kepada yang bersangkutan agar tidak mengulangi perbuatannya,” kata Ronald, dilansir dari tempo.co.
Pelaksanaan patroli tersebut adalah bagian dari langkah preventif yang dilakukan untuk menjaga keselamatan penerbangan, baik nasional maupun internasional.
“Kami tidak akan mentolerir aktivitas yang mengganggu dan membahayakan keselamatan penerbangan, termasuk bermain layang-layang di sekitar jalur udara,” kata Ronald, dalam laman tempo.co.
Kapolresta meminta agar masyarakat dapat memahami bahwa wilayah di sekitar bandara merupakan area yang terbatas dengan tingkat keamanan tinggi, yang di mana untuk para pelanggar bakal dikenakan sanksi hukum.






