Pembicaraan Dagang AS–Korea Selatan Bahas Regulasi Big Tech dan Akses Pertanian

Bendera Amerika Selatan dan Korea Selatan yang saling berkibar (CNBC Indonesia)
0 0
Read Time:2 Minute, 16 Second

Perundingan perdagangan antara Amerika Serikat dan Korea Selatan yang bergulir sejak April 2025 kini memasuki babak penting. Meski tarif sudah nyaris nihil karena perjanjian FTA, dialog berlangsung intensif menyoal hambatan non‑tarif (non‑tariff barriers, NTB) serta perpanjangan jeda tarif 25 % yang dijadwalkan berakhir 9 Juli.

Jabat tangan antar pemimpin negara dari Amerika Selatan dan Korea Selatan (Tribunnews)

⚙️ Isu Utama dalam Negosiasi

  1. Regulasi Big Tech & Layanan Digital
    • Rencana legislasi di Korea Selatan ditengarai meniru EU Digital Markets Act, yang dikritik karena dianggap mendiskriminasi perusahaan AS—Google, Apple, Facebook—sementara membebaskan platform China seperti ByteDance, Alibaba, dan Temu.
    • Kongres AS mewanti‑wanti bahwa undang‑undang ini akan menimbulkan beban tambahan atas perusahaan digital asal Amerika .
  2. Konten Digital & Data Lokasi
    • Platform seperti Netflix diwajibkan membayar biaya jaringan (network usage fees), sementara layanan peta seperti Google Maps masih menghadapi pembatasan ekspor data lokasi. Permohonan terbaru Google dijadwalkan diputuskan pada 11 Agustus.
  3. Akses untuk Produk Pertanian
    • AS menuntut pelonggaran pembatasan impor daging sapi (usia maksimal 30 bulan) yang saat ini berlaku di Korea Selatan akibat krisis sapi gila (BSE). Permintaan tersebut juga menyasar produk pertanian lain seperti apel dan kentang .
    • Meskipun daging telah mencapai nol tarif pada 2026, kepedulian petani lokal tetap tinggi. Tarif super tinggi terhadap impor beras (lebih dari 500 %) tidak dibahas sampai saat ini .
  4. Biaya pertahanan & kebijakan valuta asing
    • Pembagian biaya bagi sekitar 28.500 tentara AS di Korea dibicarakan melalui saluran terpisah. Selain itu, kebijakan nilai tukar juga menjadi perhatian negosiasi.
  5. Investasi & Proyek Energi
    • AS menekankan peluang kerja sama industri di AI, semikonduktor, baterai, otomotif, dan industri kapal untuk memperbaiki neraca perdagangan.
    • Korea Selatan pun menunjukkan minat terhadap proyek LNG di Alaska bernilai US 44 miliar, meskipun masih menuntut studi kelayakan dan data teknis yang akan disediakan kemudian .

Konteks Waktu

Mantan presiden Amerika Selatan berjabat dengan presiden Korea Selatan (Ensiklopedia)

Interpretasi dan Dampak

Negosiasi ini mencerminkan tren global di mana hambatan non‑tarif—khususnya regulasi digital, privasi data, perlindungan industri pertanian, serta isu energi dan militer—merupakan prioritas setara dengan tarif. Tidak hanya memperbaiki neraca perdagangan, AS ingin mendorong aturan global yang menguntungkan perusahaan dan kebijakan negaranya. Sementara itu, Korea Selatan mencoba menjaga sikap keseimbangan antara kepentingan domestik (petani, pelaku digital lokal) dan tekanan Washington, sembari memanfaatkan posisi strategis di sektor teknologi dan energi.

Presiden Amerika Selatan Donald Trump sedang melakukan pidato terkait pajak (Reuters)

Jika kesepakatan tidak tercapai sebelum tenggat, ekonomi digital, pertanian, dan sektor strategis lainnya dapat terdampak serius akibat tarif kembali diberlakukan atau peraturan melahirkan ketidakpastian investasi.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today