Akibat Erupsi Gunung Dukono, Proses Belajar Mengajar di Sejumlah Sekolah di Halmahera Utara Diberhentikan

Akibat meningkatnya aktivitas gunung api Dukono, proses belajar mengajar di sejumlah sekolah dihentikan. (Source: Ilustrasi/Ruangenergi.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 28 Second

Akibat meningkatnya aktivitas gunung api Dukono, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halmahera Utara memutuskan untuk memberhentikan proses belajar mengajar di sejumlah sekolah yang bakal berlangsung selama satu minggu ke depan.

Pengambilan keputusan tersebut dilakukan sebagai bagian dari salah satu upaya untuk mengantisipasi dampak dari erupsi abu vulkanik gunung Dukono.

Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi dampak dari erupsi abu vulkanik gunung Dukono. (Source: Ilustrasi/ANTARA/Abdul Fatah)

Kasman Hi. Ahmad, selaku Wakil Bupati Halmahera Utara, mengungkapkan bahwa pemberhentian proses belajar mengajar akibat dampak abu vulkanik Gunung Dukono yang diberlakukan di Halmahera Utara ini berlangsung sejak tanggal 19 Juli 2025.

Dilansir dari tempo.co, kebijakan tersebut hanya diberlakukan untuk satuan pendidikan yang posisinya berada di sekitar wilayah terdampak, meliputi Kecamatan Tobelo, Tobelo Utara, Tobelo Tengah, serta Tobelo Selatan.

“Semua sekolah di wilayah ini ditangguhkan proses belajar mengajarnya selama sepekan. Kami akan terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Dukono,” kata Kasman, Kamis 24 Juli 2025, dikutip dari tempo.co.

Kasman mengatakan bahwa aktivitas Gunung Dukono yang terjadi pada minggu ini terlihat mengalami kenaikan. Bahkan, gunung itu terdeteksi masih mengeluarkan abu vulkanik.

“Karena itu, untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik ini kami memilih untuk meliburkan sekolah,” ujar Kasman, dilansir dari tempo.co.

Sampai dengan hari Kamis, 24 Juli 2025, pukul 08:55 WIT, Bambang Sugiono, selaku pemantau Gunung Dukono menyampaikan bahwa gunung ini masih mengeluarkan abu vulkanik yang memiliki tinggi hingga mencapai 700 meter dari atas puncak.

Saat ini, status Gunung Dukono berada pada level II Waspada. “Kami merekomendasi agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer,”kata Bambang, dalam laman tempo.co.

Diketahui bahwa Gunung Dukono adalah salah satu di antara tiga gunung berapi yang terletak di daratan Pulau Halmahera.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today