Targetkan Mahasiswa dan Dosen, Kaspersky Temukan Phishing dengan Modus Login Universitas Palsu

Sebuah perusahaan keamanan siber dan privasi digital, Kaspersky, telah menemukan adanya tindakan phishing baru. (Source: Ilustrasi/CNBCIndonesia.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 43 Second

Kaspersky, sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang keamanan siber dan privasi digital, telah melakukan pendeteksian terhadap tindakan phishing baru yang menggunakan halaman login universitas palsu.

Dilaporkan bahwa aksi kejahatan siber ini menargetkan para mahasiswa serta dosen ketika menjelang tahun ajaran baru.

Nantinya, penyerang bakal membuat sebuah portal login palsu yang terlihat sama seperti laman resmi milik universitas dengan tujuan untuk menipu para penggunanya agar dapat memasukkan sejumlah data maupun dokumen resmi lainnya.

Aksi kejahatan siber ini menargetkan para mahasiswa serta dosen ketika menjelang tahun ajaran baru. (Source: Ilustrasi/Lensametro.com)

Kemudian, data yang berhasil dicuri oleh para penyerang itu bakal dipergunakan untuk mengambil alih akun kampus, meliputi sejumlah akses yang berkaitan dengan berbagai macam informasi rahasia, seperti data pribadi, catatan akademik, sampai data keuangan.

Dilansir dari Tempo.co, portal palsu dalam kejahatan siber ini diunggah dan dibagikan melalui sejumlah tautan yang terdapat di dalam surat elektronik atau email, serta muncul dihasil pencarian situs.

Berdasarkan laporan yang dipublikasikan oleh Kaspersky, portal palsu dalam kejahatan siber ini bakal meniru branding serta desain dari sistem universitas yang resmi.

Kejahatan siber ini menargetkan para mahasiswa yang terdapat di sejumlah wilayah di dunia, seperti di antaranya adalah Asia, Eropa, serta Amerika Latin.

Dikabarkan bahwa penyerang dapat berpotensi untuk melakukan perubahan kata sandi serta memblokir akses mahasiswa dan dosen ke berbagai macam sumber daya penting, misalnya materi kuliah, email, hingga sistem pembayaran, apabila memasukkan dokumen rahasia ke portal palsu.

“Perguruan tinggi dan universitas rentan karena ketergantungan mereka pada platform digital dan tingginya volume pengguna yang mengakses sistem selama masa belajar-mengajar,” kata Olga Altukhova, analis konten situs di Kaspersky, melalui keterangan tertulis pada tanggal 5 September 2025, dalam laman Tempo.co.

Mengutip Tempo.co, untuk terhindar dari risiko ancaman kejahatan siber ini, Kaspersky menganjurkan kepada para pengguna layanan akademis agar dapat mengaktifkan autentikasi multifaktor atau MFA, dan memanfaatkan pengelola kata sandi maupun solusi keamanan andal.

Kaspersky juga mengimbau kepada para pengguna untuk tidak mudah percaya terhadap penawaran yang mencurigakan, selalu memverifikasi sumber beasiswa atau hadiah, menjaga kerahasiaan data pribadi, dan memastikan hanya menggunakan laman resmi universitas serta platform tepercaya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today