4.000 Liter Water Mist Disemprotkan DLH Jakarta di Sejumlah Titik untuk Mengurangi Polusi Udara

Untuk mengurangi polusi udara di Jakarta, sebanyak 4.000 liter water mist telah disemprotkan di beberapa lokasi strategis oleh DLH Jakarta. (Source: Ilustrasi/VOI/Diah Ayu)
0 0
Read Time:1 Minute, 37 Second

Sebagai langkah untuk melakukan pengurangan terhadap polusi udara yang berada di Jakarta, sebanyak 4.000 liter water mist telah disemprotkan di beberapa lokasi strategis oleh Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Jakarta.

Pelaksanaan penyemprotan water mist tersebut merupakan salah satu bagian dari acara pra-event Jakarta Eco Future Fest atau JEFF 2025, yang mana rencananya bakal diselenggarakan di Cibis Park, Jakarta Selatan, pada tanggal 25 hingga 26 September 2025 mendatang.

Asep Kuswanto, selaku Kepala DLH Jakarta, mengungkapkan bahwa penyemprotan 4.000 liter water mist itu dilaksanakan di sejumlah wilayah Jakarta yang padat.

Penyemprotan water mist ini merupakan salah satu bagian dari acara pra-event JEFF 2025. (Source: Ilustrasi/Suara.com/Fakhri)

Mengutip Tempo.co, beberapa area tersebut di antaranya yakni Dukuh Atas, TB Simatupang, jalan Fatmawati, wilayah Bundaran HI, MH Thamrin, dan Lapangan Banteng.

“Kami berupaya menekan konsentrasi polutan sekaligus mengingatkan warga tentang pentingnya menjaga kualitas udara,” ujar Asep dalam keterangan tertulis pada Kamis, 18 September 2025, dilansir dari Tempo.co.

Dilaporkan bahwa DLH juga telah mempersiapkan sejumlah videotron bergerak yang di dalamnya berisikan tampilan pesan edukasi terkait pengendalian polusi udara.

Asep menegaskan bahwa pengendalian polusi udara yang terjadi di Jakarta tidak hanya dapat mengandalkan pemerintah saja.

“Partisipasi warga, dunia usaha, dan komunitas sangat penting untuk mewujudkan Jakarta yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tuturnya, dalam laman Tempo.co.

Dinukil dari Tempo.co, Asep mengatakan bahwa dalam pelaksanaan JEFF 2025, nantinya bakal mempersembahkan inovasi hijau, produk daur ulang, serta sejumlah inisiatif bisnis berkelanjutan.

Dalam acara tersebut, para pengunjung nantinya bisa mengikuti sejumlah diskusi, workshop kreatif, dan juga program Trash to Treasure, sebuah aktivitas yang memungkinkan para pengunjung untuk menukarkan sampah dengan produk ramah lingkungan.

Dikabarkan bahwa JEFF 2025 juga bakal menyiagakan berbagai macam fasilitas, seperti Eco Market, virtual reality (VR) Experience dengan tema lingkungan, showcase komunitas, game perburuan harta, dan pertunjukan musik.

“JEFF 2025 menjadi ruang belajar, inspirasi, sekaligus perayaan gaya hidup berkelanjutan yang lebih ramah lingkungan,” tutur Asep, dikutip dari Tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today