Hasil Pertemuan Prabowo dengan Para Menteri di Hambalang

Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat. (Sumber Foto : Dok Setpres)
0 0
Read Time:2 Minute, 51 Second

Minggu, 14 Desember 2025, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat.

Prabowo melakukan peninjauan langsung lokasi banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir, sebelum mengadakan rapat tersebut.

Presiden berbicara dalam pertemuan itu tentang mempercepat penanganan bencana dan persiapan pemerintah untuk libur akhir tahun.

Prabowo meminta lebih banyak alat berat untuk membuka kembali jalan yang rusak akibat bencana, selain hunian. (Sumber Foto : Dok. Facebook Setkab RI)

Rapat ini adalah forum evaluasi, kata Sekretaris Kabinet Letkol TNI Teddy Indra Wijaya. Selain itu, Presiden memberi arahan kepada para menteri tentang respons negara terhadap situasi darurat dan agenda nasional jangka pendek.

Sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih menghadiri pertemuan di Hambalang. Ini termasuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, dan Mendikti Saintek Brian Yuliarto.

Beberapa menteri lain hadir, masing-masing berurusan langsung dengan penanganan bencana dan kesiapan sektor transportasi dan logistik.

Prabowo meminta agar pembangunan huntara dipercepat

Teddy menyatakan bahwa Prabowo secara khusus meminta upaya yang lebih cepat untuk menangani bencana di daerah Sumatera yang terkena dampak banjir dan longsor.

Presiden meminta agar segera dibangun hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) untuk seluruh penduduk yang terdampak.

“Presiden ingin secepat mungkin segera selesai terbangun,” ujar Teddy.

Alat berat yang digunakan untuk membuka akses jalan

Prabowo meminta lebih banyak alat berat untuk membuka kembali jalan yang rusak akibat bencana, selain hunian.

Agar distribusi bantuan kemanusiaan dapat dilakukan dengan cepat dan efisien, penambahan alat berat dianggap sangat penting untuk membuka kembali jalur transportasi yang terputus.

Sehubungan dengan penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa penyediaan alat berat merupakan kebutuhan yang paling mendesak, sesuai dengan arahan Presiden.

AHY menyatakan bahwa akan sulit untuk menyampaikan bantuan logistik dan kemanusiaan secara cepat jika tidak ada akses transportasi yang memadai.

“Yang paling mendesak adalah memang menggelar secara cepat alat-alat berat untuk memperbaiki jalur-jalur transportasi yang rusak dan hancur,” ujar AHY.

“Sekali lagi, tanpa jalur transportasi, maka bantuan logistik atau kemanusiaan seberapa besar pun akan sulit untuk didistribusikan secara cepat, padahal itu yang paling harus didahulukan,” tambahnya.

Kebutuhan fundamental pengungsi harus dipenuhi

Prabowo juga meminta agar kebutuhan dasar pengungsi dipenuhi, terutama di daerah yang paling terdampak.

Presiden menyatakan bahwa alat berat, truk air minum, persediaan air bersih, dan toilet portabel harus ditambahkan.

“Presiden ingin Menteri Pekerjaan Umum memastikan semua pengungsi mendapat kebutuhan tersebut,” kata Teddy.

Sangat penting bagi stabilitas ekonomi nasional dan pangan

Selain masalah kebencanaan, pertemuan di Hambalang juga membahas persiapan pemerintah untuk liburan akhir tahun. Prabowo meminta laporan mengenai stabilitas ketahanan pangan dan harga kebutuhan pokok.

Presiden juga bertanya tentang perkembangan terkini di sektor bea cukai dan perpajakan negara.

Pembahasan ini dilakukan untuk memastikan bahwa kondisi ekonomi tetap stabil meskipun masyarakat semakin bergerak pada akhir tahun.

Insentif untuk liburan akhir tahun: diskon tiket pesawat dan kereta api

Prabowo dan para menteri juga berbicara tentang cara memberikan insentif agar libur akhir tahun lebih lancar.

Tarif jalan tol, kereta api, kapal laut, dan layanan publik lainnya dikurangi sebagai bagian dari insentif tersebut.

“Pemberian insentif terhadap beberapa sektor untuk kelancaran liburan akhir tahun, terutama pengurangan harga secara signifikan untuk tarif jalan tol, tiket pesawat terbang, kereta api, kapal laut, serta fasilitas publik lainnya,” kata Teddy.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today