Korban Penculikan Bajak Laut Empat Orang WNI: Dua Orang Aman, Dua Lainnya ke Ibu Kota Gabon

(Kemenlu) mengumumkan bahwa empat warga negara Indonesia (WNI) diculik oleh sekelompok bajak laut di Teluk Guinea pada Sabtu (10/1/2026). (Sumber Foto : Kompas.com)
0 0
Read Time:2 Minute, 13 Second

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengumumkan bahwa empat warga negara Indonesia (WNI) diculik oleh sekelompok bajak laut di Teluk Guinea pada Sabtu (10/1/2026).

Dua WNI berada dalam kondisi aman, menurut Heni Hamidah, Plt Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI.

Sementara dua lainnya tengah menuju ibu kota dikawal Angkatan Laut (AL) Gabon.

Sebuah kelompok pembajak membobol kapal penangkap ikan IB FISH 7 (Liang Peng Yu 828) dan menculik sembilan awak kapal dari dua belas orang yang ada di atasnya.

“Tiga awak lainnya, dua di antaranya WNI, saat ini dalam kondisi aman, dan tetap berada di kapal yang sama. Tiga awak kapal termasuk dua WNI yang berada di kapal IB FISH 7 telah dikawal oleh Angkatan Laut Gabon menuju ke Libreville, ibu kota Gabon,” kata Heni, dalam konfirmasinya, Selasa (13/1/2026).

Setelah mendapat informasi tentang pembajakan, Henni mengatakan Kemlu melalui KBRI Yaounde segera berkolaborasi dengan otoritas setempat.

Dua WNI berada dalam kondisi aman, menurut Heni Hamidah, Plt Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI. (Sumber Foto : shipshub)

Selain itu, koordinasi dilakukan dengan perusahaan atau agen kapal serta pihak terkait lainnya.

Dia menyatakan bahwa pasukan AL saat ini sedang memburu pelaku.

“Pasukan AL Gabon tengah memburu para pelaku,” ujar dia.

Untuk mempercepat upaya penyelamatan awak kapal yang diculik, mendapatkan informasi terbaru tentang kondisi kesehatan para WNI ABK, dan memastikan bahwa para WNI ABK dan keluarganya tetap menerima hak-hak ketenagakerjaan mereka.

“Kemlu dan KBRI Yaounde akan terus memantau perkembangan situasi dan melakukan penanganan kasus ini,” ujar Heni.

Sebelumnya diberitakan bahwa empat warga negara Indonesia (WNI) diculik oleh sekelompok bajak laut di Teluk Guinea pada Sabtu (10/1/2026).

Kapal penangkap ikan berbendera Gabon diserang oleh pembajak, yang menculik lima warga negara China selain empat warga negara asing.

“Serangan ini, yang dilakukan oleh tiga orang bersenjata, menyebabkan penculikan sembilan anggota kru, termasuk lima warga negara Tiongkok dan empat warga negara Indonesia,” ujar Kepala Staf AL Gabon, Hubert Bekale Meyong, dikutip dari TRT Afrika, Senin (12/1/2026).

Serangan bajak laut terjadi di perairan teritorial Gabon pada dini hari Sabtu (10/1/2026), menurut APA News, Senin (12/1/2026). IB Fish 7, yang membawa bendera Gabon, adalah kapal pukat yang dibajak.

Kapal tengah beroperasi sekitar tujuh mil laut di barat daya Equata ketika dibajak.

Sekitar pukul 02.00 waktu setempat, tiga orang bersenjata menaiki kapal dan langsung mengendalikan keadaan.

Sebuah pernyataan resmi dari Kementerian Pertahanan Nasional Gabon menyatakan bahwa para pelaku secara khusus menargetkan anggota kru tertentu sebelum membawa mereka pergi.

Dalam peristiwa tersebut, sembilan pelaut diculik; lima di antara mereka adalah warga negara Tiongkok, dan empat lainnya adalah warga negara Indonesia.

Sementara itu, setelah pembajakan, enam kru tambahan dari Tiongkok, Indonesia, dan Burkina Faso masih tetap di kapal.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today