Dilaporkan bahwa telah terjadi sebuah peristiwa tanah longsor yang berlangsung di kawasan Curug Cileat, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Dalam peristiwa yang terjadi pada hari Jumat, 15 Mei 2026 lalu itu, terdapat dua orang pengunjung yang ditemukan tewas usai tertimbun oleh material longsor.

Mengutip Tempo.co, tubuh para korban berhasil ditemukan pada hari Sabtu pagi, 16 Mei 2026, ketika proses pencarian korban longsor berlangsung.
Udin Jazudin, selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Subang, mengungkapkan bahwa dua orang pengunjung yang menjadi korban dalam peristiwa ini tewas usai terbawa longsoran tanah yang kemudian mengubur mereka sampai ke kedalaman sekitar dua meter.
“Untuk sementara kami tutup dulu obyek wisatanya tidak boleh ada pengunjung yang masuk,” ucap Udin, hari Minggu, 17 Mei 2026, dilansir dari Tempo.co.
Ade Dian Permana, selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan atau SAR Bandung, menyampaikan bahwa pihaknya memperoleh laporan terkait peristiwa longsor yang berlangsung di wilayah tersebut pada hari Jumat malam.
Menurut laporan yang telah diberikan kepada tim SAR, peristiwa tanah longsor ini terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut.
“Longsoran tebing diduga menimbun dua orang wisatawan asal Karawang yang saat itu tengah melakukan aktivitas foto-foto di area sekitar curug (air terjun),” ujar Ade melalui keterangannya, hari Sabtu, 16 Mei 2026, dalam laman Tempo.co.
Dikabarkan bahwa dua orang korban tewas dalam peristiwa longsor tersebut di antaranya yakni Alda Apriliani (22) asal Cikampek, serta Winda Limbong (20) asal Karawang, Jawa Barat.
Dinukil dari Tempo.co, Ade mengatakan bahwa operasi pencarian korban terdampak dalam peristiwa longsor ini berlangsung pada hari Sabtu pagi, yang mana melibatkan tim SAR gabungan serta penggunaan drone thermal.
“Setelah kedua korban berhasil ditemukan, tim SAR gabungan langsung melaksanakan proses evakuasi menuju rumah duka,” ungkap Ade, dikutip dari Tempo.co.





