Tahun Ini, Ada Beberapa Trayek Baru Transjabodetabek yang Bakal Dibuka Gubernur Jakarta

Gubernur Jakarta mengungkapkan bahwa di tahun ini bakal ada beberapa trayek baru Transjabodetabek. (Source: Kompas.com/Baharudin Al Farisi)
0 0
Read Time:1 Minute, 45 Second

Pramono Anung Wibowo, selaku Gubernur Jakarta, mengungkapkan bahwa di tahun ini bakal ada beberapa trayek baru yang ditambahkan Transjabodetabek.

Pramono menilai bahwa penambahan sejumlah trayek ini adalah salah satu kebutuhan mobilitas yang diperlukan di Jakarta dan sekitarnya.

Menurut Pramono, peluncuran sejumlah trayek baru Transjabodetabek itu bakal diselenggarakan dalam beberapa bulan ke depan.

Penambahan sejumlah trayek ini adalah salah satu kebutuhan mobilitas yang diperlukan di Jakarta dan sekitarnya. (Source: Tempo/Marifka Wahyu Hidayat)

“Mudah-mudahan September atau Agustus, enam trayek baru akan kami lucurkan,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta pada Selasa, 29 April 2025, dikutip dari tempo.co.

Dilansir dari tempo.co, Pramono menjelaskan bahwa trayek baru ini bakal meliputi rute-rute yang awalnya hanya bisa diakses oleh kendaraan pribadi, seperti salah satu contoh rutenya adalah ke kawasan Pantai Indah Kapuk.

Pramono mengatakan bahwa dengan dibukanya trayek baru ini, aksesibilitas masyarakat ke sejumlah kawasan bakal mengalami peningkatan.

“Artinya siapa saja bisa pergi ke sana, jangan sampai kemudian ada eksklusivitas dari sebuah area atau tempat,” ucap dia, dilansir dari tempo.co.

Terkait dengan adanya rencana kenaikan tarif Transjakarta, Pramono menyatakan bahwa saat ini hal tersebut masih dalam proses pengkajian.

“Sampai hari ini hal yang berkaitan dengan usulan Transjakarta belum diusulkan, masih dalam bentuk kajian,” kata Pramono, dalam laman tempo.co.

Sebelumnya, Pramono sempat membicarakan rencana tersebut bersama dengan Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ).

Namun, belum ada keputusan terkait dengan penambahan biaya kendaraan umum itu dalam pertemuan yang diselenggarakan pada tanggal 28 April 2025 di Balai Kota Jakarta.

Syafrin Liputo, selaku Kepala Dinas Perhubungan Jakarta, menyebut bahwa tarif Transjakarta saat ini sudah berlaku sejak tahun 2005 silam.

“Seperti kita ketahui, tarif Transjakarta Rp 3.500 per penumpang ini berlaku sejak tahun 2005, 20 tahun yang lalu,” ucap Syafrin di Balai Kota, Senin, 28 April 2025, dikutip dari tempo.co.

Diketahui bahwa pembahasan terkait kenaikan tarif Transjakarta ini sudah muncul sejak 15 tahun lalu, tepatnya pada tahun 2010.

Fauzi Bowo, yang merupakan gubernur pada saat itu, memiliki rencana untuk mengubah tarif Transjakarta dari yang awalnya sebesar Rp 3.500 menjadi Rp 5 ribu, namun sampai dengan saat ini rencana tersebut belum pernah terealisasikan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today