Diketahui bahwa kolesterol memiliki peran yang sangat penting dalam pembentukan sel, produksi hormon, dan juga membantu tubuh dalam melakukan pencernaan terhadap lemak.
Tetapi, apabila kadar kolesterol LDL (low-density lipoprotein) atau kolesterol jahat terlalu tinggi, maka dapat menempel di sekitar dinding arteri, mempersempit aliran darah, serta mengakibatkan peningkatan pada risiko terkena serangan jantung maupun stroke.
Di lain sisi, kolesterol HDL (high-density lipoprotein) atau kolesterol baik justru memiliki fungsi untuk memberikan perlindungan bagi tubuh dari penumpukan plak di arteri.

Dilansir dari tempo.co, pada saat membahas terkait dengan penurunan kolesterol, umumnya fokus utamanya adalah menurunkan kadar LDL.
Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Centers for Disease Control and Prevention, target dari kadar kolesterol pada total kolesterol yakni sekitar 150 mg/dL, yang di mana untuk kadar LDL kolesterol maksimal di angka 100 mg/dL, sedangkan untuk kadar HDL kolesterol minimal di angka 40–50 mg/dL.
Untuk menjaga agar kadar kolesterol tetap berada dalam kondisi normal, tidak cukup melalui pola makan sehat saja.
Namun, aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur juga menjadi salah satu langkah penting dalam membantu untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah.
Menurut informasi yang dikeluarkan dari laman Healthline, terdapat sejumlah pilihan olahraga yang dapat dilakukan untuk membantu mengontrol kadar kolesterol di dalam tubuh.
- Jalan Cepat
Diketahui bahwa berjalan dengan kecepatan sedang sampai dengan cepat, mampu untuk memperbaiki kadar LDL serta memperkuat kesehatan pada bagian jantung. Jalan cepat juga menjadi aktivitas yang ramah untuk seseorang dengan masalah persendian, yang di mana cocok untuk semua usia khususnya orang berusia lanjut. Orang yang rutin melakukan aktivitas berjalan memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit jantung bila dibandingkan dengan mereka yang jarang berjalan.
- Lari
Bila dilakukan secara rutin, olahraga lari mampu untuk menurunkan risiko kematian yang disebabkan oleh penyakit kardiovaskular sampai dengan 30 persen. Bahkan, melakukan aktivitas lari santai sudah cukup efektif dalam memperbaiki keseimbangan kolesterol di dalam darah.
- Bersepeda
Olahraga bersepeda diketahui dapat menurunkan kadar kolesterol serta memperbaiki kesehatan jantung. Olahraga ini memiliki tingkat pembakaran energi yang sama seperti lari, tetapi dengan tekanan yang lebih ringan terhadap sendi.
- Latihan Ketahanan dan Angkat Beban
Latihan ketahanan atau olahraga angkat beban meliputi mengangkat dumbbell, push-up, squat, hingga menggunakan resistance band, mampu untuk memberikan peningkatan pada HDL serta menurunkan kadar LDL. Aktivitas ini diketahui juga dapat memperkuat otot dan mendukung metabolisme pada tubuh.






