Akibat Penyalahgunaan Data Pengguna Android di California, Google Dituntut Rp 5 T oleh Pengadilan

Akibat mengumpulkan serta menyalahgunakan data pengguna Android di California, Pengadilan memerintahkan agar Google dapat membayar ganti rugi sebesar Rp 5,1 triliun. (Source: Ilustrasi/Unsplash.com/Greg Bulla)
0 0
Read Time:1 Minute, 31 Second

Akibat mengumpulkan serta menyalahgunakan data tanpa izin dari para pengguna Android di California, Pengadilan California memberikan perintah kepada Google agar dapat membayar ganti rugi sebesar US$ 314,6 juta atau sekitar Rp 5,1 triliun untuk para pengguna.

Dikabarkan bahwa putusan tersebut adalah hasil dari gugatan class action yang sebelumnya telah berlangsung sejak tahun 2019.

Putusan ini adalah hasil dari gugatan class action yang sebelumnya telah berlangsung sejak tahun 2019. (Source: Ilustrasi/Unsplash.com/Brett Jordan)

Menurut laporan yang dikeluarkan oleh 9to5Google, juri mengungkapkan bahwa Google telah mengambil data dari perangkat para pengguna Android bahkan ketika perangkat tersebut sedang tidak digunakan.

Dilansir dari tempo.co, gugatan ini menyebutkan bahwa pengguna tidak mempunyai cara yang nyata agar dapat memilih untuk keluar dari pengambilan data tersebut.

Pengambilan data ini dinilai ‘tak terhindarkan’ dari segi pengguna, serta prosesnya terjadi secara otomatis, yang di mana seharusnya bisa dibatalkan.

Google juga dinilai telah memanfaatkan sejumlah data seluler yang dimiliki oleh para pengguna tanpa persetujuan mereka untuk keperluan iklan yang dipersonalisasi.

“Keputusan ini salah memahami layanan yang penting bagi keamanan, performa, dan keandalan perangkat Android,” kata Juru Bicara Google Jose Castaneda pada 2 Juli 2025, dikutip dari tempo.co.

Kemudian, Google memberikan argumennya dengan mengatakan bahwa data yang diperoleh ketika perangkat para pengguna dalam kondisi tidak aktif, diperlukan untuk memberikan peningkatan terhadap keamanan serta performa, baik untuk perangkat saat ini maupun yang akan datang.

Lalu, Google juga menyampaikan bahwa pengambilan data yang dilakukan oleh pihaknya ini tidak memberikan kerugian terhadap para pengguna, sebab hal tersebut telah disetujui lewat syarat dan ketentuan yang sebelumnya sudah diterima oleh masing-masing pengguna.

Diketahui bahwa dalam beberapa waktu belakangan ini, Google tengah menghadapi sejumlah tuntutan hukum, meliputi di antaranya adalah putusan terbaru yang mengatakan perusahaan ini sebagai monopoli di dalam bisnis mesin pencari, yang di mana Google berencana bakal mengajukan banding terkait keputusan tersebut.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today