Pendistribusian elpiji untuk Koperasi Desa Merah Putih yang baru diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto, telah dipersiapkan PT Pertamina (Persero).
Simon Aloysius Mantiri, selaku Direktur Utama Pertamina, mengungkapkan bahwa keikutsertaan Pertamina dalam keberlangsungan koperasi itu adalah salah satu bagian dari pelaksanaan visi BUMN energi untuk membangun ekonomi kerakyatan.

“Melalui program ini, Pertamina mendukung pemerataan akses energi sekaligus memperkuat ekonomi desa sebagai bagian dari pembangunan nasional,” kata Simon dalam keterangan tertulis, Senin, 21 Juli 2025, dikutip dari tempo.co.
Dilansir dari tempo.co, Simon berharap dengan terlibatnya Pertamina dalam program koperasi desa merah putih ini dapat mempermudah akses untuk mendapatkan energi bersih serta terjangkau.
Simon menyatakan bahwa Pertamina juga telah melaksanakan berbagai inisiatif, meliputi BBM Satu Harga dan Pertashop, agar dapat mengirimkan persediaan bahan bakar minyak ke sejumlah daerah 3T (tertinggal, terpencil, dan terluar).
“Pertamina akan terus berperan aktif dalam memastikan distribusi energi yang merata, adil, dan berkelanjutan untuk mendukung target swasembada energi,” ujarnya, dilansir dari tempo.co.
Diketahui bahwa Presiden Prabowo sebelumnya telah meresmikan peluncuran 80 ribu Koperasi Merah Putih yang tersebar di seluruh Indonesia.
Acara peluncuran itu diselenggarakan pada hari Senin, 21 Juli 2025, di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Prabowo mengatakan bahwa dengan adanya koperasi ini, pendistribusian barang ke sejumlah daerah dapat dilaksanakan dan masyarakat kecil dapat memperoleh kebutuhan dasar dengan harga yang lebih terjangkau.
“80.000 koperasi ini upaya untuk kami memperpendek rantai pasok, rantai aliran bahan-bahan yang penting bagi rakyat,” kata Prabowo, dalam laman tempo.co.
Dikabarkan bahwa Koperasi Desa Merah Putih dibuat oleh pemerintah berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang ditetapkan pada tanggal 27 Maret 2025.






