Dikabarkan bahwa Selandia Baru telah setuju untuk melakukan peningkatan terhadap jumlah impor komoditas unggulan yang berasal dari Indonesia, ungkap Amran Sulaiman, selaku Menteri Pertanian.
“Mereka menyambut baik dan bersedia meningkatkan ekspor kita dari Indonesia ke Selandia Baru. Ini adalah kerja sama yang saling menguntungkan di tengah kondisi perdagangan dunia yang sedang tidak baik-baik saja,” kata Amran dalam keterangan tertulis, hari Jumat, 8 Agustus 2025. dikutip dari Tempo.co.
Amran menyatakan bahwa komitmen tersebut diutarakan secara langsung pada hari Kamis, 7 Agustus 2025, oleh Todd McClay, selaku Menteri Pertanian, Perdagangan, Investasi, dan Kehutanan Selandia Baru, pada saat hadir dalam acara penandatanganan pembaruan nota kesepahaman atau MoU terkait kerja sama pertanian yang dilakukan antar kedua negara.

Dilansir dari Tempo.co, Amran menyampaikan bahwa pihaknya bakal melakukan peningkatan ekspor terhadap berbagai komoditas unggulan ke Selandia Baru, yang di mana sejumlah komoditas ini di antaranya adalah minyak kelapa sawit atau CPO, kelapa, karet, kakao, serta kopi.
Amran menyatakan bahwa kolaborasi yang dilakukan oleh Indonesia bersama dengan Selandia Baru ini menjadi sebuah langkah strategis dalam menghadapi tantangan global yang kini tengah terjadi, serta upaya nyata untuk memberikan peningkatan terhadap ekspor produk pertanian Indonesia, terutama pada produk unggulan, misalnya CPO serta kelapa.
Mengutip Tempo.co, pada tahun 2024, menurut data yang dirilis oleh Kementerian Pertanian, ekspor utama sejumlah komoditas pertanian Indonesia ke Selandia Baru di antaranya yakni kelapa dengan nilai sebesar US$ USD 161 juta; karet sebesar US$ 35,9 juta; tanaman hias lainnya sebesar US$ 4,4 juta; serta kelapa sawit sebesar US$ 3,2 juta.
Diketahui bahwa selain peningkatan impor, McClay menyampaikan bahwa Indonesia bersama dengan Selandia Baru juga bakal saling melakukan pertukaran teknologi di dalam bidang pertanian.
“Saling bertukar ide dan inovasi guna mendukung pencapaian target Presiden Indonesia dalam meningkatkan produksi pangan dan kemandirian, khususnya untuk mendukung penyediaan makanan bagi anak-anak sekolah,” kata McClay, dilansir dari Tempo.co.
McClay menyebut, hubungan dagang yang dilakukan antara Indonesia bersama dengan Selandia Baru berlangsung sangat baik serta saling melengkapi, dan ia juga memiliki harapan agar peluang kolaborasi dapat terbuka lebih besar yang nantinya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.






