Kembali Dibuka Setelah Penutupan Selama 10 Hari, Gunung Rinjani Langsung Dipadati Pendaki

Setelah penutupan sementara selama 10 hari, Gunung Rinjani kembali dipadati ribuan pengunjung. (Source: Ilustrasi/Unsplash.com/Eugene Chow)
0 0
Read Time:1 Minute, 50 Second

Setelah penutupan sementara yang berlangsung selama 10 hari, Gunung Rinjani, yang terletak di Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada hari Senin, 11 Agustus 2025, terlihat kembali dipadati oleh ribuan pengunjung, baik wisatawan lokal maupun asing.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Balai Taman Nasional Gunung Rinjani atau TNGR, terdapat sebanyak 1.170 pendaki yang datang ke Gunung Rinjani pada tanggal 11 Agustus 2025.

Mengutip Tempo.co, Budi Soesmardi, selaku Kepala Pengendali Ekosistem Hutan Balai TNGR, mengungkapkan bahwa ribuan wisatawan yang masuk ke Gunung Rinjani melalui 6 jalur pendakian di antaranya terdiri dari 447 warga negara asing, 187 warga Indonesia, 140 guide, serta 396 porter.

Berdasarkan data Balai TNGR, terdapat sebanyak 1.170 pendaki yang datang ke Gunung Rinjani pada tanggal 11 Agustus 2025. (Source: Ilustrasi/Unsplash.com/Eugene Chow)

“Pada tanggal 1 -10 Agustus 2025, kami tutup total dan ini pendakian hari pertama setelah dibuka kembali,” katanya di Mataram, hari Senin, 11 Agustus 2025, dikutip dari Tempo.co.

Sebelumnya, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani secara resmi telah melakukan penetapan terhadap standar operasional prosedur atau SOP pendakian revisi ke-5 Tahun 2025.

Dikabarkan bahwa SOP ini adalah salah satu upaya yang dilakukan Balai TNGR untuk memberikan peningkatan terhadap keselamatan, kenyamanan, serta tanggung jawab di dalam aktivitas pendakian.

“SOP pendakian telah diperketat untuk meningkatkan keselamatan pengunjung,” katanya, dilansir dari Tempo.co.

Dilaporkan bahwa terdapat sejumlah poin penting yang tercantum dalam SOP pendakian Gunung Rinjani tahun 2025.

Dilansir dari Tempo.co, poin pertama yakni surat sehat yang berlaku maksimal H-1 sebelum melakukan pendakian, wajib melakukan pengisian surat pernyataan serta data asuransi lain yang dimiliki, dan para pendaki wajib untuk mempunyai pengalaman (foto/sertifikat/wawancara).

Kemudian, bagi para pendaki yang masih berusia di bawah 17 tahun wajib untuk didampingi serta membawa izin orang tua.

“Kemudian, pendaki pemula wajib didampingi guide berpengalaman dan wajib mengikuti safety briefing,” katanya, dalam laman Tempo.co.

Di dalam SOP tersebut juga terdapat poin yang mengatur rasio guide atau pemandu dengan pendaki, yang di mana satu guide membawa 5 pendaki dan rasio satu porter membawa dua pendaki asing serta tiga pendakian lokal.

Para guide juga diwajibkan untuk membawa standar perlengkapan dalam melakukan pendakian. “SOP ini berlaku untuk semua jalur resmi pendakian,” katanya, dikutip dari Tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today