Letjen Tri Budi Utomo, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Kemenhan), menjamin bahwa Israel tidak akan menghentikan penyaluran 800 ton bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Sebagaimana dilaporkan oleh Tri, Israel akan membuka pintu masuk khusus untuk bantuan kemanusiaan antara 1 Agustus dan 24 Agustus 2025.
“Jadi dari tanggal 1 sampai tanggal 24 ini mereka sudah membuka khusus untuk bantuan ini,” ujar Tri di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (13/8/2025).
Karena itu, Israel memberikan ruang bagi negara lain untuk membantu Palestina, “kata Tri.
“Jadi mereka sudah memberikan ruang untuk kita memberikan bantuan,” imbuh dia.

Ada laporan bahwa Satgas Garuda Merah Putih II mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza melalui dua rute: melalui Mesir dan Yordania.
Dilaporkan bahwa Satuan Tugas Garuda Merah Putih II berangkat ke Gaza, Palestina, untuk melakukan misi bantuan kemanusiaan. Satuan Tugas membawa 800 bantuan, termasuk bahan makanan, obat-obatan, dan selimut.
Bantuan diangkut dengan dua pesawat Super Hercules dan akan diterjunkan dari udara, kata Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
“Misi ini merupakan perintah langsung dari Bapak Presiden RI yang disampaikan melalui Kepala Kantor Komunikasi Presiden, di mana Indonesia berperan aktif mendukung penyaluran bantuan kemanusiaan melalui operasi airdrop dari Pangkalan Aju Yordania,” ujar Agus, Rabu.





