Sejumlah Gerbang Tol yang Rusak Akibat Demo di Jakarta Sedang Direnovasi, Ungkap Menteri PU

Sejumlah gerbang tol yang rusak akibat terbakar ketika aksi unjuk rasa di Jakarta berlangsung bakal kembali dioperasikan minggu depan. (Source: Dok. Jasa Marga)
0 0
Read Time:1 Minute, 41 Second

Sejumlah gerbang tol yang mengalami kerusakan akibat terbakar ketika aksi unjuk rasa di Jakarta berlangsung bakal bisa dioperasikan kembali mulai tanggal 7 September 2025, ungkap Dody Hanggodo, selaku Menteri Pekerjaan Umum atau PU.

Renovasi sejumlah gerbang tol yang rusak itu diperkirakan telah memakan biaya hingga mencapai sebesar Rp 80 miliar, yang di mana dana tersebut berasal dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Dody mengungkapkan bahwa terdapat tujuh gerbang tol yang mengalami kerusakaan dan fasilitas di dalamnya telah dicuri.

Renovasi sejumlah gerbang tol yang rusak itu diperkirakan memakan biaya hingga mencapai sebesar Rp 80 miliar. (Source: Tribunnews.com)

Dilansir dari Tempo.co, ketujuh gerbang tol tersebut di antaranya adalah Gerbang Tol atau GT Slipi 1, GT Slipi 2, GT Pejompongan, GT Senayan, GT Semanggi 1, GT Semanggi 2, serta GT Kuningan 1.

“Kerusakannya mulai dari ringan, sedang, hingga berat,” kata Dody saat ditemui di GT Pejompongan, Jakarta Pusat, hari Selasa, 2 September 2025, dikutip dari Tempo.co.

Dikabarkan bahwa selama berlangsungnya aksi unjuk rasa di Jakarta, Dody menyebut, GT Pejompongan menjadi lokasi yang mengalami kerusakan terparah dikarenakan telah dibakar sebanyak dua kali.

“Mungkin yang sudah terbakar habis nanti dirobohkan saja. Difungsionalkan secepatnya,” ucap Dody, dilansir dari Tempo.co.

Sementara untuk enam gerbang tol lainnya, Dody menyampaikan bahwa karena mengalami kerusakan yang tidak terlalu parah, maka dapat difungsikan kembali secepatnya.

“Saya sudah instrukan ke Jasa Marga. Nanti Gerbang tol yang rusak sedang bisa jauh lebih cepat perbaikannya,” kata Dody, dalam laman Tempo.co.

Dilaporkan bahwa tidak hanya gerbang tol saja yang mengalami kerusakan akibat aksi unjuk rasa yang terjadi beberapa waktu lalu, namun beberapa fasilitas publik lainnya yang berada di Jakarta serta sejumlah daerah juga mengalami berbagai macam kerusakan parah.

Menukil Tempo.co, Dewi Chomistriana, selaku Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PU, mengatakan bahwa sebelumnya tercatat ada sebanyak 42 gedung serta 32 pos polisi di 29 kota yang tersebar di 12 provinsi telah mengalami kerusakan.

“Untuk kerusakan sedang hingga berat, kami akan melibatkan Komite Keandalan Bangunan Gedung dalam pengecekan dan perencanaan perbaikan,” kata Dewi, dikutip dari Tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today