Guru SD Depok Tewas Terikat: Pembunuh Belum Ditangkap, Polisi Keluarkan DPO

seorang guru SD swasta di Depok, yang ditemukan tewas dengan tangan terikat di Gunung Putri. (Sumber Foto : Kumparan)
0 0
Read Time:1 Minute, 31 Second

Hingga saat ini, orang yang diduga bertanggung jawab atas pembunuhan Arifianti (41), seorang guru SD swasta di Depok, yang ditemukan tewas dengan tangan terikat di Gunung Putri, Kabupaten Bogor, masih belum ditangkap.

Identitas terduga pelaku telah diidentifikasi oleh polisi dan status DPO telah dirilis.

“Sampai sekarang belum tertangkap, sudah kami terbitkan DPO-nya,” kata Kapolsek Gunung Putri KP Aulia Robby Kartika Putra saat dikonfirmasi, Minggu (4/1).

Aulia tetap enggan mengungkap identitas pelaku.

Diidentifikasi Keadaan Tangan Terikat

Arifianti (41), seorang guru SD swasta di Depok, ditemukan tewas pada Sabtu malam (6/12) di Gunung Putri, Kabupaten Bogor, dengan tangan terikat.

Pemilik warung Diat, yang berusia 45 tahun, berada di dekat lokasi penemuan mayat Arifianti, mengatakan bahwa ada seorang pemotor yang sempat melihat Arifianti.

Saat dilihat, Arifianti dibonceng seseorang di motor, dan kakinya terkatung-katung hingga menyeret aspal. Dayat mengira ada pemotor lain yang menegurnya.

“Awalnya motor itu lewat dari arah Cileungsi ke Citeureup, udah ditegur sama orang, karena kaki yang dibonceng itu udah nyeret ke aspal, luka-luka. Takut sakit atau apa kan,” kata Dayat saat ditemui di warungnya, Selasa (9/12).

“‘Pak itu ibunya kakinya ngeplek’, dijawabnya apa, nggak tahu, langsung jalan aja itu motornya,” ucap Dayat.

Arifianti dibonceng seseorang di motor, dan kakinya terkatung-katung hingga menyeret aspal. (Sumber Foto : Kumparan)

Pemotor yang menegur pulang ke rumah setelah melihat berita di media sosial tentang penemuan mayat. Dia teringat kejadian sebelumnya yang dia saksikan, dan dia berpikir bahwa pemotor membonceng mayat saat itu.

Polisi sedang mengejar pelaku, termasuk individu yang membonceng korban sebelum ditemukan mati.

“Polisi sudah masuk ke tahap mengkerucutkan seseorang atau pelaku, jadi ya mereka sedang berjuang keras,” ujar mantan suami Arifianti, Agus, saat ditemui di rumahnya di Depok, Senin (9/12).

Selain itu, dia menyatakan bahwa informasi tersebut telah diterima oleh petugas dari Kepolisian Resor Bogor dan Polsek Gunung Putri.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today