Memperkuat Kerja Sama, Menlu Indonesia dan Uruguay Gelar Pertemuan Bilateral

Sugiono, selaku Menteri Luar Negeri RI, lakukan pertemuan bilateral dengan Omar Paganini, yang merupakan Menteri Luar Negeri Uruguay. (Source: dok.Kemlu)
0 0
Read Time:1 Minute, 44 Second

Sugiono, selaku Menteri Luar Negeri RI, lakukan pertemuan bilateral dengan Omar Paganini, yang merupakan Menteri Luar Negeri Uruguay, pada saat KTT G20 di Rio de Janeiro, Brasil. Ini adalah pertemuan pertama bagi Menlu dari kedua negara.

Diketahui bahwa nilai perdagangan bilateral antara Indonesia dengan Uruguay pada tahun 2020 – 2022 meningkat secara signifikan dari USD44,8 juta menjadi USD81,5 juta atau naik sekitar hampir dua kali lipat.

Agar dapat membuka kesempatan kerja sama ekonomi yang lebih luas, Indonesia meminta dukungan kepada Uruguay untuk percepatan negosiasi perdana Indonesia-Mercosur Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).

Indonesia meminta dukungan kepada Uruguay untuk percepatan negosiasi perdana Indonesia-Mercosur Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA). (Source: Kemlu)

“Sebagai tuan rumah organisasi Mercosur dan atas posisinya sebagai Presiden pro-Tempore Mercosur saat ini, peran Uruguay sangat penting dalam mendukung terwujudnya Indonesia-Mercosur CEPA,” kata Sugiono dikutip dari tempo.co.

Dilansir dari tempo.co, dalam keterangan yang dirilis pada hari Senin, 18 November 2024, Kementerian Luar Negeri RI mengungkapkan bahwa Sugiono dan Paganini juga membahas terkait peluang kerja sama energi terbarukan, khususnya tenaga angin, air serta biomass.

Dikabarkan bahwa lebih dari 90 persen pasokan listrik Uruguay dihasilkan dari energi terbarukan, yang membuatnya menjadi salah satu pemain kunci global terkait isu transisi energi.

Dalam sektor ketahanan pangan, Indonesia mendorong kerja sama pertukaran ahli serta pengalaman di bidang pertanian dan peternakan.

Kemudian, Indonesia juga mendorong kerja sama terhadap sektor food estate, komoditas padi maupun daging sapi, ayam, ikan serta produk susu yang dilakukan untuk mendukung program prioritas nasional.

Uruguay mengharapkan dukungan untuk sertifikasi halal serta siap pasok daging sapi ke Indonesia. Diketahui bahwa Indonesia dan Uruguay baru-baru ini telah menyepakati MoU Jaminan Produk Halal.

“Semoga kerja sama ini akan mendorong ekspor daging sapi dan domba halal berkualitas tinggi dari Uruguay ke Indonesia, dan mendukung ketahanan pangan Indonesia”, ujar Menlu Sugiono dalam laman tempo.co.

Indonesia memberikan apresiasinya terhadap dukungan Uruguay serta Konsul Kehormatan Indonesia di Montevideo terkait asistensi yang diberikan kepada WNI.

Diketahui bahwa terdapat sekitar 800 – 1000 WNI setiap tahunnya datang ke Uruguay, yang di mana mayoritas dari para WNI tersebut berprofesi sebagai ABK.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today