Terima Usulan Sri Mulyani, Mendikdasmen Buka Peluang Bagi Siswa SD untuk Belajar Saham

Mendikdasmen buka peluang bagi siswa Sekolah Dasar agar dapat belajar terkait pasar modal. (Source: JPNN.com)
0 0
Read Time:2 Minute, 3 Second

Abdul Mu’ti, selaku Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah atau Mendikdasmen, membuka peluang bagi siswa Sekolah Dasar agar dapat belajar terkait pasar modal.

Dikabarkan bahwa wacana tersebut muncul berdasarkan usulan yang dikemukakan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengungkapkan bahwa penguatan pasar modal Indonesia membutuhkan peningkatan literasi masyarakat terkait saham yang seharusnya sudah dimulai sejak tingkat sekolah dasar.

Dilansir dari tempo.co, Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa kementeriannya bakal menerapkan program deep learning yang memiliki tujuan untuk mengintegrasikan pembelajaran dengan berbagai aspek kehidupan sehari-hari.

Wacana tersebut muncul berdasarkan usulan yang dikemukakan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Source: Indonesia Stock Exchange)

Oleh sebab itu, Abdul Mu’ti menyatakan bahwa mungkin saja pasar modal dapat menjadi bagian dari mata pelajaran.

“Jadi mungkin pasar modal itu bisa saja nanti menjadi bagian dari pengajaran di matematika atau dalam pelajaran ekonomi dan sebagainya,” kata dia saat ditemui di Kantor Kemendikdasmen pada Selasa, 7 Januari 2025, dikutip dari tempo.co.

Walaupun demikian, Abdul Mu’ti mengaku bahwa pihaknya belum melakukan diskusi terkait kurikulum yang akan diterapkan ke depannya.

Abdul Mu’ti mengungkapkan bahwa saat ini terdapat banyak usulan yang masuk agar sejumlah bidang ilmu dapat diajarkan kepada siswa SD, sehingga hal tersebut perlu dilakukan pengkajian lebih lanjut.

“Banyak sekali usulan yang kalau semua diakomodir nanti pelajarannya bisa 100 mata pelajaran,” kata dia, dilansir dari tempo.co.

Awalnya, Sri Mulyani Indrawati, selaku Menteri Keuangan, mengatakan bahwa pendidikan terkait pasar modal seharusnya dapat di mulai sejak tingkat sekolah dasar.

Sri Mulyani menjelaskan berdasarkan pengalaman pribadinya. Dia, bersama dengan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mahendra Siregar, sampai Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, sudah mulai mengenal Bursa Efek Indonesia sejak mereka tengah berada di bangku kuliah.

Tetapi, Sri Mulyani menginginkan agar anak-anak yang lebih muda sudah bisa mendapatkan edukasi terkait dengan pasar modal.

Sri Mulyani menilai bahwa dengan adanya pendidikan pasar modal di tingkat sekolah dasar, dapat membantu para siswa dalam memahami konsep serta membuat mereka terbiasa pada transaksi saham sejak dini.

“Jual-beli saham sekarang seharusnya sudah mulai diajarkan bukan di tingkat mahasiswa lagi, tapi bahkan di tingkat sekolah dasar,” ujar Sri Mulyani di Gedung Bursa Efek Indonesia, kawasan Jakarta Selatan, pada Kamis, 2 Januari 2025, dikutip dari tempo.co.

Tetapi, menurut Sri Mulyani, peningkatan literasi terkait pasar modal tersebut hanya bisa dilakukan apabila melibatkan sejumlah pihak.

Karena, edukasi yang berkaitan dengan jual-beli saham itu juga memerlukan perumusan dalam kurikulum pendidikan.

“Bagaimana cara penyampaiannya dan bagaimana mereka merasa terbiasa dengan transaksi,” ujar dia, dalam laman tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today