Dilaporkan bahwa sampah dari banjir kiriman yang berada di Saringan Sampah Ciliwung T. B. Simatupang dalam beberapa hari terakhir, dipastikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta dapat diatasi dengan baik.
Tumpukan sampah yang diketahui sebagian besar berisikan benda-benda seperti kayu, batang pohon, hingga kabel dipastikan tidak bakal menyebabkan efek bendung.

Asep Kuswanto, selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jakarta, mengungkapkan bahwa pasukan oranye telah mengangkuti sampah-sampah tersebut.
Dilansir dari tempo.co, dalam proses penanganannya, para pasukan oranye itu dibantu dengan menggunakan satu alat berat yang berfungsi untuk mengangkut sampah masuk ke dalam truk sampah.
Dikabarkan bahwa hal tersebut dilakukan tidak hanya di Saringan Sampah T.B. Simatupang saja, melainkan juga di sejumlah titik aliran Kali Ciliwung.
Sejumlah titik yang ditunjuk oleh Asep yakni Inlet dan Outlet Sodetan Ciliwung, Jembatan Kampung Melayu di Jakarta Timur, serta Pintu Air Manggarai di Jakarta Selatan.
“Setelah kami melakukan penelusuran ke lapangan, volume sampah di beberapa titik aliran Kali Ciliwung sudah ditangani oleh pasukan oranye yang bertugas,” kata Asep lewat keterangan tertulis pada Rabu, 5 Maret 2025, dikutip dari tempo.co.
Diketahui bahwa sejak terjadinya bencana banjir pada hari Minggu, 2 Maret 2025, sampai dengan Selasa, 4 Maret 2025, Asep memastikan agar seluruh sampah yang masuk ke Jakarta melalui sejumlah titik aliran kali Ciliwung itu dapat diatasi dengan baik.
Agar tidak menjadi tumpukan serta menyebabkan terbendungnya pintu air, operasi pembersihan sampah terus dilaksanakan.
Berdasarkan sebuah data yang dirilis oleh DLH, menjelaskan bahwa sampah yang hanyut terbawa aliran air banjir kiriman itu telah diangkut oleh para petugas dan tercatat memiliki berat hingga lebih dari dua ribu ton.
“Dalam kondisi banjir yang melanda beberapa lokasi di DKI Jakarta, kami berkomitmen untuk mengurangi penumpukan sampah di semua aliran sungai,” ujar Asep, dilansir dari tempo.co.
Awalnya, untuk mengantisipasi akan adanya sampah yang terbawa arus banjir kiriman sejak hari Minggu hingga Selasa kemarin, DLH Jakarta telah menyiapkan petugas oranye dengan jumlah 5000 personel.
Asep memberikan apresiasi untuk seluruh pasukan oranye yang dinilainya telah bekerja keras tanpa lelah dalam melakukan pembersihan terhadap seluruh sampah banjir kiriman.





