Gegara Banjir di Perumahan Puri Bintaro Indah, Warga Ngungsi dan Listrik Dipadamkan

Suasana banjir di perumahan Puri Bintaro Indah. (Photo : TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR)
0 0
Read Time:1 Minute, 39 Second

Ratusan rumah di Perumahan Puri Bintaro Indah Ciputat, Tangerang Selatan, hingga Jumat dini hari terendam banjir hingga setinggi satu meter. Petugas BPBD pun terpaksa mengevakuasi warga ke tempat lebih tinggi karena aliran listrik dipadamkan. Dengan menggunakan perahu karet, petugas dari badan penanggulangan bencana daerah terus mengevakuasi warga korban banjir di Perumahan Puri Bintaro Indah.

Banjir hingga setinggi satu meter ini diakibatkan karena meluapnya Kali Angke yang tak kuasa menahan debit air pascaguyuran hujan deras sejak Kamis sore. Selain merendam perumahan, aliran listrik di sekitar lokasi pun terpaksa dipadamkan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Ketinggian air capai 1 meter. Sekarang proses evakuasi. Kita bantu warga bereskan barang-barangnya. Listrik padam karena kemungkinanan ada gardu terendam air dan untuk amannya gardu dimatikan,” kata Komandan Regu BPBD Tangsel, Dodi Haryanto, Jumat (2/12/2022).

Dodi mengatakan, selain mengevakuasi warga pihaknya juga memberikan bantuan paket makan serta perlengkapan bayi. “Untuk saat ini selain evakuasi BPBD juga akan beri bantuan makanan siap saji, perlengkapan bayi, dan pakaian ganti,” ujarnya. Sementara itu hingga Jumat dini hari ini data dari PBD Tangerang Selatan mencatat sedikitnya ada delapan titik lokasi banjir dengan ketinggian air bervariasi antara tiga puluh sentimeter hingga satu meter lebih.

Warga Perumahan Puri Bintaro Indah saat listrik dipadamkan. (Photo : megapolitan.okezone.com/Nunung Purnomo)

Tingginya banjir yang mencapai lebih dari 1 meter, membuat jalan Sumatera yang menghubungkan antara lombang dan Serpong itu terputus. Dwi (25) warga PBI mengatakan, hujan deras yang turun sejak Selasa sore (3/12/2019) sampai keeseokan harinya membuat air cepat naik. Puncaknya pada pukul 07.00 WIB, air mulai luber dari kali yang berada di tengah perumahan itu.

Ketinggian air langsung naik sampai masuk ke dalam rumah-rumah warga. “Di rumah saya sampai sebetis, di luar lebih parah sampai sepinggang,” ujar Dwi di lokasi. Saat ini warga mengungsi ke masjid ataupun pos yang terdapat di Jalan Sumatera di bagian dataran tingginya. “Iya pada ngungsi di masjid. Sampai ini surut. Ini sudah rada mendingan,” ujarnya Dwi. (Ukhti Muti’ah)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today