Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador atau kerap singkat AMLO diketahui jarang melakukan perjalanan ke luar negeri sejak menjabat menjadi presiden. Bahkan, dirinya dinyatakan absen dalam menghadiri KTT G20 di Bali. Menjabat sejak 1 Desember 2018, AMLO dicatat melakukan perjalanan luar negeri terakhir pada 2020 lalu saat mengunjungi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Gedung Putih, Washington DC. Hal ini dilakukan untuk menandatangani perjanjian perdagangan tiga pihak antara AS, Meksiko, dan Kanada.
Menilik dari sejarahnya selama menjabat yang hampir tidak pernah ke luar negeri, sudah bisa ditebak AMLO tak akan menghadiri KTT G20 di Bali. Padahal Meksiko, merupakan negara anggota G20. Pemerintah Meksiko diwakili oleh Meteri Luar Negeri Marcelo Ebrard. Melansir laman Americas Society (AS/COA), Presiden ke-75 Meksiko ini diketahui memang jarang melakukan perjalanan keluar negeri. Bahkan, ia sampai hendak menjual pesawat kepresidenannya, yaitu Boeing 787 Dreamliner seharga Rp2 triliun.
Namun, lantaran tak ada yang mau membeli, akhirnya pesawat diserahkan kepada maskapai penerbangan yang dikelola militer. Dia mengizinkan jika
pesawat itu hendak disewa oleh para pegawai di sana. Selain itu, yang menyebabkan AMLO tidak pernah keluar negeri adalah ideologinya. Ia meyakini kebijakan luar negeri terbaik merupakan cerminan pelaksanaan kebijakan dalam negeri yang baik. Oleh karena itu, AMLO dikabarkan tidak hadir di KTT G20 Indonesia pada 15-16 November 2022.

Meski Meksiko merupakan salah satu negara anggota, kehadirannya akan diwakili oleh Menteri Luar Negeri Marcelo Ebrard yang juga mewakili saat konferensi iklim PBB (COP27) di Mesir dan pembukaan Piala Dunia 2022 di Qatar. Selain Meksiko, pemimpin negara anggota G20 lainnya yang tidak hadir di Bali adalah Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Brazil. Kremlin menyatakan bahwa Putin tak bisa hadir karena masalah jadwal, namun tetap diwakilkan oleh Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov. Sedangkan di Brasil sedang terjadi transisi kepemimpinan dari Presiden Jair Bolsonaro ke presiden terpilih Luiz Inacio Lula da Silva yang menang pilpres. (Ukhti Muti’ah)







