Kemenangan Brasil 4-1 Melawan Korea Selatan Dirayakan Dengan Dukungan Para Pemain Untuk Pele

Perayaan kemenangan Brasil dengan memberikan dukungan untuk Pele. (Photo: Getty Images/Michael Steele)
0 0
Read Time:1 Minute, 47 Second

Hari Senin, Brasil meraih kemenangan atas Korea Selatan dengan skor 4-1 dan masuk ke perempat final Piala Dunia Qatar 2022. Hal ini merupakan sebuah pernyataan yang nyata dari Brasil, karena tim yang dilatih oleh Tite ini menunjukkan bahwa mereka layak dianggap sebagai tim favorit untuk mengangkat trofi turnamen Piala Dunia Qatar 2022.

Empat gol yang diciptakan oleh Vinicius Jr, Neymar Jr, Richarlison, dan Lucas Paqueta dalam babak pertama mengakhiri pertandingan ini, dengan perpaduan antara pertahanan Korea yang kacau dan strategi permainan Brasil yang brilian, membuat pertandingan ini menjadi pertandingan yang paling sepihak di Piala Dunia sejauh ini.

45 menit pembukaan pertandingan benar-benar menjadi sebuah permainan sepak bola yang memukau dan merangkum seluruh hal yang dapat membuat brasil ditakuti serta dikagumi di Piala Dunia selama bertahun-tahun. Termasuk tarian-tarian dari Brasil dengan penempatan waktu yang sempurna pada saat merayakan keempat golnya dengan penuh gaya.

Empat gol yang diciptakan Vinicius Jr, Neymar Jr, Richarlison, dan Lucas Paqueta, membawa kemenangan untuk Brasil. (Photo: Getty Images/Michael Steele)

Babak kedua tidak lebih dari sebuah prosesi untuk Brasil, saat para pemainnya mulai menurunkan kecepatan dan menghemat energi mereka untuk menghadapi lawan yang lebih berat di hari Jumat yaitu Kroasia. Seung-Ho Paik menciptakan gol untuk Korea di menit ke 15 sebelum berakhirnya pertandingan, saat tendangan jarak jauhnya mengenai Thiago Silva dan membantunya melewati Alisson ke sudut jauh.

Para pemain Brasil merayakan kemenangannya dengan membawa spanduk sebagai tanda penghormatan kepada Pele pemain sepak bola hebat yang dikabarkan tengah dirawat di rumah sakit di Sao Paulo. Brasil mengikuti turnamen ini sebagai favorit untuk mengangkat trofi, namun sejauh ini gagal untuk memenuhi hal tersebut.

Dilansir edition.cnn.com, iterasi Tite dari Selecao selalu dikenal dengan pragmatismenya, bukan gaya sepak bola ‘Joga Bonito’ yang ditampilkan oleh tim Brasil di masa lalu. Tetapi, karena pragmatisme itu membuat pertahanan ini sangat pelit, sebelum Tite melakukan sembilan perubahan untuk pertandingan grup ketiga melawan Kamerun, Brasil tidak menghadapi satu pun tembakan tepat sasaran di Qatar.

Brasil juga mendapat dorongan pada saat menjelang pertandingan melawan Korea Selatan dengan kabar bahwa Neymar telah fit untuk bermain pertama kali sejak menderita cedera pergelangan kaki pada pertandingan pembukaan melawan Serbia.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today