Dukungan Para Pemain Maroko Dan Nyanyian Para Penggemar Piala Dunia Qatar Untuk Palestina

Dukungan para pemain Maroko dan para penggemar untuk Palestina. (Photo: Associated Press)
0 0
Read Time:1 Minute, 39 Second

Mahmoud Hassan, seorang penggemar sepak bola yang tengah berada di Education City Stadium untuk menikmati dan menyaksikan pertandingan Maroko di perempat final Piala Dunia setelah kemenangan adu penalti sensasional mereka pada saat melawan Spanyol.

Hassan berdiri di kursinya, mengangkat tangan dan mulai bernyanyi dalam bahasa Arab yang kemudian setelah beberapa menit, diikuti oleh para penggemar dari beberapa negara lainnya seperti Maroko, Qatar, Lebanon, dan Mesir.

“Oh Palestina tercinta,
Di mana orang-orang Arab? Mereka tertidur.
Negara yang paling indah menolak.
Semoga Allah melindungimu,” Hassan dan para penggemar berteriak menyanyikan lagu dukungan tersebut.

Dilansir dari middleeasteye.net, lantunan lagu tersebut biasanya dinyanyikan oleh para penggemar tim sepak bola Maroko, Raja Casablanca, namun, liriknya yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan sepak bola, menjadi lagu kebangsaan tidak resmi dari Piala Dunia pertama yang diadakan di Timur Tengah.

Pada saat pertandingan telah selesai dan para tim berkumpul untuk mengabadikan momen tersebut dengan foto bersama, para pemain mulai mengeluarkan dan mengibarkan bendera, namun, bendera yang dikibarkan bukanlah bendera Maroko, melainkan bendera Palestina yang dibentangkan dan ditampilkan dengan segala kemegahannya.

Pengibaran bendera Palestina oleh para pemain Maroko yang dilakukan pada saat merayakan momen kemenangan Maroko. (Photo: Associated Press)

Dalam momen kemenangan ini, para pemain Maroko berhenti untuk menarik perhatian ke sebuah tempat yang menyatukan para penggemar dan warga Arab dari seluruh wilayah. Abdelhamid Sabiri yang merupakan pemain gelandang Maroko, memposting sebuah cerita di Instagram terkait dirinya yang tengah berlutut di belakang bendera Palestina dengan tulisan “untuk orang-orang tanpa suara.”

Momen ini terlihat lebih mencolok mengingat keputusan kontroversial dari Maroko yang memutuskan untuk menormalkan hubungan dengan Israel, sebuah langkah yang tidak populer untuk kalangan orang Maroko biasa dan hanya diambil oleh segelintir negara dari wilayah tersebut.

Muna el-Kurd, seorang aktivis Palestina yang menghadiri dan menyaksikan langsung pertandingan tersebut, mengibarkan bendera Maroko setelah kemenangan diraih oleh Maroko. Sebuah video yang dibagikan oleh seorang influencer Filipina-Palestina memperlihatkan para warga Palestina di Jalur Gaza tengah merayakan pesan solidaritas dari ‘Atlas Lions’ dengan komentar “ikatan itu nyata.”

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today