Rusia Menetapkan Kondisi Tindakan Paling Bahaya

Penumpukan pasukan yang berada di Rusia dilaporkan bagian dari sebuah rencana Moskow dalam mengatur kondisi untuk invasi baru ke Ukraina Utara, yang ditujukan oleh Kyiv. (Photo : Jejaktapak.com)
0 0
Read Time:2 Minute, 0 Second

Penumpukan pasukan yang berada di Rusia dilaporkan bagian dari sebuah rencana Moskow dalam mengatur kondisi untuk invasi baru ke Ukraina Utara, yang ditujukan oleh Kyiv.

Oleh karena itu, Institute for the Study of War (ISW), sebuah lembaga tank berbasis Amerika Serikat pada hari Jumat muncul ketika ada oposisi Belarusia pengasingan mengatakan kepada Newsweek. Upaya untuk melibatkan Belarusia secara lebih langsung dalam invasi Putin akan disambut dengan perlawanan dan sabotase.

Maka dari itu, belarus digunakan sebagai pos pementasan untuk invasi Rusia ke Ukraina walaupun telah menghindari beberapa partisipasi langsung dalam perang.

Namun, Presiden Belarus Alexander Lukashenko mengandalkan Vladimir Putin untuk tetap berkuasa setelah pemilihan umum tahun 2020 secara luas dipandang curang, telah menguji kesiapan tempur pasukan negaranya.

Belarus digunakan sebagai pos pementasan untuk invasi Rusia ke Ukraina walaupun telah menghindari beberapa partisipasi langsung dalam perang. (Photo : Pixabay)

Kedua pemimpin bertemu di Minsk pada tanggal (19/12/2022), akan menimbulkan kekhawatiran di Barat. Putin akan menekan Lukashenko untuk lebih terlibat langsung dalam perang, terutama karena tentara dan peralatan militer Rusia telah berkumpul di dekat perbatasan Belarusia dengan Ukraina.

Dilansir dari newsweek.com bahwa ISW mengatakan Moskow telah melihat “tindakan paling terancam baru” (MCDOA) sejak Oktober dan bahwa lebih mungkin bahwa penumpukan Rusia di Belarus mengisyaratkan rencana untuk “serangan baru” daripada langkah untuk melatih pasukan.

Meskipun tidak ada bukti bahwa Moskow sedang mempersiapkan pasukan pemogokan di Belarus dan langkah lain ke Ukraina dari tetangga kedua negara “tidak mungkin terjadi pada musim dingin ini,” lembaga think tank AS mengatakan pada hari Jumat bahwa langkah seperti itu oleh Vladimir Putin adalah “kemungkinan yang harus ditanggapi secara serius.

Putin akan bertemu dengan Lukashenko di Sankt Peterburg pada tanggal 26 dan 27 Desember dari Persemakmuran Negara Merdeka (CIS), menjadi kelompok negara-negara pasca-Soviet dipimpin Moskow. Pembicaraan tersebut diharapkan untuk “memajukan operasi informasi Rusia di sekitar MDCOA bahkan jika tidak secara langsung mendukung persiapan untuk itu,” ujar ISW.

Operasi ini akan dirancang untuk membangun secara masuk akal, dan mengikuti pengumuman Kementerian Pertahanan Rusia bahwa mereka akan memiliki rumah sakit lapangan Belarus dapat menandakan persiapan untuk pertempuran.

“Akan datang sebagai kekuatan demokratis mencoba untuk melibatkan orang-orang dalam perlawanan, “ujar Viacorka.

Saat ini ia akan menggambarkan bagaimana telah terjadi peningkatan serangan secara partisan Belarusia terhadap target Rusia seperti jalur kereta api di wilayah Belarusia yang memungkinkan pengiriman pasokan militer Moskow.

“Saya berharap bahwa Rusia pada akhirnya akan menolak gagasan menyerang dari wilayah Belarusia karena adanya perlawanan,” pungkasnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today