China Kerahkan 47 Pesawat Melintasi Selat Taiwan Dalam “Latihan Serangan”

China mengirim 47 pesawat melintasi Selat Taiwan yang merupakan bagian dari "latihan serangan." (Photo: GettyImages/Stringer)
0 0
Read Time:1 Minute, 47 Second

Pada hari Minggu, China mengerahkan 47 pesawat melewati garis median Selat Taiwan, dan menjadi serangan terbesarnya ke zona pertahanan udara Taiwan dalam beberapa bulan terakhir, ketika Beijing meningkatkan usahanya dalam menormalkan operasi militer yang agresif di sekitar wilayah yang diperintah sendiri.

Dilansir dari edition.cnn.com, menurut laporan dari Kementerian Pertahanan Taiwan, serangan tersebut dilakukan oleh 42 pesawat jet tempur J-10, J-11, J-16, dan SU-30, dua pesawat terbang patroli maritim Y-8, satu pesawat terbang peringatan dini KJ-500, dan satu pesawat terbang militer CH-4, serta satu drone militer WZ-7.

Pesawat yang dikirimkan China meliputi 42 pesawat jet tempur, dua pesawat patroli maritim, satu pesawat peringatan dini, pesawat militer, dan satu drone militer. (Photo: China Military)

Kementerian Pertahanan Taiwan menambahkan bahwa total pesawat terbang milik China yang terlihat di sekitar pulau ada 71 pesawat. Militer Taiwan telah merespons serangan tersebut dengan menerbangkan pesawat terbang patroli udara tempur, kapal angkatan laut, dan sistem rudal berbasis darat.

Militer China Mengatakan bahwa penerbangan tersebut merupakan bagian dari “latihan serangan” yang mengikuti latihan Angkatan Laut oleh kelompok kapal induk China di Pasifik Barat dekat dengan Jepang di hari Jumat.

Partai Komunis China yang berkuasa melihat Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, meskipun tidak pernah menguasainya. Partai Komunis China telah bersumpah untuk “menyatukan kembali” pulau tersebut dengan daratan China, dengan paksa jika diperlukan.

Ketegangan di wilayah Taiwan meningkat tajam di tahun ini, dengan kunjungan dari Ketua DPR Amerika Serikat, Nancy Pelosi, ke Taiwan pada bulan Agustus memicu kemarahan dari Partai Komunis dan segera melakukan latihan militer.

Sejak saat itu, Beijing telah meningkatkan tekanan militer yang agresif di pulau Taiwan, mengerahkan jet tempur melewati garis tengah Selat Taiwan, dan masuk ke dalam zona identifikasi pertahanan udara Taiwan atau yang biasa disebut sebagai ADIZ.

Kegiatan terbaru ini terjadi ketika Komando Teater Timur militer China memberikan pernyataan pada hari Minggu bahwa pihaknya telah melakukan patroli kesiapan tempur bersama dan “latihan serangan” di sekitar wilayah Taiwan, sebagai respons dari “provokasi” antara Taiwan dan Amerika Serikat, tanpa rincian spesifik.

Komando Teater Timur mengatakan bahwa “pasukan akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk secara tegas mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas teritorial.”

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today