Tanah Longsor dan Banjir Melanda Manado, Satu Orang Dilaporkan Tewas

Banjir dan tanah longsor melanda beberapa kecamatan di Kota Manado, satu orang dikabarkan tewas. (Photo: Tribunmanado.co.id/Ferdi Guhuhuku)
0 0
Read Time:1 Minute, 34 Second

Pada hari Jumat pagi, telah terjadi bencana banjir dan longsor yang melanda Kota Manado, Sulawesi Utara. Abdul Muhari, selaku pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, mengungkapkan bahwa jumlah air Sungai Tondano meningkat akibat hujan lebat yang terjadi sejak hari Kamis.

Dilansir dari cnnindonesia.com, menurut Muhari, puluhan rumah dilaporkan tenggelam oleh banjir yang tingginya mencapai 80 hingga 300 cm.

Muhari menerangkan bahwa, “perisitiwa tersebut mengakibatkan satu warga tewas dan puluhan keluarga terkena dampaknya. Daerah yang terendam banjir terjadi di lima kecamatan, meliputi Kecamatan Paal Dua, Tuminting, Sario, Wenang, dan Singkil.”

Muhari juga menambahkan, tanah longsor telah melanda enam kecamatan. Tanah longsor diketahui terjadi di Kecamatan Paal Dua, Singkil, Tikala, Bunaken, Wanea, dan Tuminting.

Banjir di Kota Manado dikibatkan oleh hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak hari Kamis. (Photo: BNPB)

Muhari mengatakan, petugas BPBD Manado dan instansi lainnya, saat ini masih dalam upaya penanganan darurat, seperti evakuasi serta penilaian kebutuhan. “Sekitar 33 unit tempat tinggal warga terkena dampak tanah longsor. Data kebutuhan sementara yang saat ini diperlukan warga adalah matras, selimut, pakaian, family kits, dan makanan siap saji,” kata Muhari.

Sesuai data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terkait analisis potensi gerakan tanah untuk bulan Januari 2023, menunjukkan bahwa wilayah Kota Manado berpotensi memiliki gerakan tanah menengah hingga tinggi di beberapa Kecamatan.

Muhari menyampaikan, daerah seperti Kecamatan Paal Dua, Singkul, Wanea, dan Tumiting untuk saat ini tengah dilanda longsor, sedangkan, untuk wilayah Kecamatan Bunaken masuk ke dalam kategori menengah hingga tinggi.

“Sesuai kajian inaRISK, Kota Manado diidentifikasi memiliki potensi bahaya tanah longsor kategori sedang hingga tinggi pada tujuh kecamatan. Daerah yang saat ini terkena dampak tanah longsor termasuk dalam potensi tinggi tersebut,” ungkap Muhari.

Dilaporkan untuk prakiraan cuaca di Kota Manado pada hari Jumat, pukul 14.00 waktu setempat, berpotensi hujan lebat. Sedangkan, untuk hari esok, Kota Manado masih berpotensi dilanda hujan ringan hingga hujan petir.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today