Terungkap Fakta Baru, Bus Persis Solo Yang Dilempari Batu Ternyata Direncanakan Ada Motif Balas Dendam

Tujuh orang oknum suporter Persita Tangerang ditetapkan sebagai tersangka terkait pelemparan bus Persis Solo di Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. (Photo : Offisial Persis Solo)
0 0
Read Time:1 Minute, 57 Second

Tujuh orang oknum suporter Persita Tangerang ditetapkan sebagai tersangka terkait pelemparan bus Persis Solo di Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Fakta baru terungkap, ternyata ketujuh oknum suporter tersebut telah merencanakan aksi penyerangan terhadap bus ofisial Persis Solo.

Fanatisme berlebihan yang menimbulkan korban luka itu dipicu dendam lama. Ketujuh oknum suporter Persita Tangerang balas dendam lantaran sebelumnya Pasoepati julukan suporter Persis Solo melakukan sweeping ketika tim Persita Tangerang laga tandang di kandangnya di Solo, Jawa Tengah.

Pelemparan batu itu terjadi pada Sabtu (28/1/2023). Saat itu Persis Solo baru selesai bertanding melawan Persita Tangerang di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Polisi lalu bergerak cepat melakukan penyelidikan.

Fakta baru terungkap, ternyata ketujuh oknum suporter tersebut telah merencanakan aksi penyerangan terhadap bus ofisial Persis Solo. (Photo : Kumparan.com)

Hasilnya, sejumlah orang berhasil diamankan tidak lama peristiwa pelemparan batu terjadi. Tujuh orang kini ditetapkan sebagai tersangka.

Polisi masih mengembangkan kasus ini dan membuka peluang tersangka bakal bertambah.

Ketujuh tersangka adalah: MR (23), HK (19), IA (19), FS (21), MFM (22), DH (24), dan GR (18).

Dua pelaku, HK dan GR, ditangkap seusai melakukan pelemparan dan lima lainnya ditangkap di sekitar Kali Cisadane, Tangerang.

Pelemparan Bus Persis Solo Direncanakan

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Faisal Febrianto menuturkan awalnya dua pelaku, MR dan HK, sempat bertemu sebelumnya. Mereka merencanakan pelemparan batu ke rombongan bus Persis Solo.

“Jadi sebelum melakukan penyerangan mereka sempat berkumpul ada 2 orang, yaitu MR dengan HK. Jadi memang sudah merencanakan melakukan kegiatan pelemparan,” ujar AKBP Faisal saat jumpa pers di kantornya, Tangerang Selatan, Senin (30/1/2023).

Akibat pelemparan batu tersebut, bus rombongan tim Persis Solo mengalami kerusakan pada bagian kaca. Satu orang ofisial Persis Solo juga mengalami luka terkena pecahan kaca. “Bus rusak dan ada official alami luka pecahan kaca tangannya sobek. Busnya hancur kacanya pecah-pecah,” kata dia.

Motif Balas Dendam

Polisi mengungkap motif ketujuh oknum suporter Persita melakukan pelemparan batu ke bus Persis Solo. Suporter Persita Tangerang disebut balas dendam atas aksi sweeping yang dilakukan Pasoepati.

“Motif dari pelemparan ini adalah terkait dengan balas dendam dari suporter Persita,” ujar Kapolres Tangerang Selatan AKBP Faisal Febrianto dalam konferensi pers di kantornya, Tangerang Selatan, Senin (30/1/2023).

Faisal menuturkan 7 suporter Persita tersebut dendam usai sebelumnya ketika pertandingan tandang Persita Tangerang ke Solo, suporter Persis Solo melakukan sweeping.

Jadi, ketika Persis Solo menyambangi Tangerang, para pelaku melakukan pembalasan dengan melakukan penyerangan. (Ukhti Muti’ah)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today