Pertama Kalinya Dalam Tujuh Tahun Terakhir, Reaktor Nuklir Baru di AS Mulai Beroperasi

Perusahaan penyedia listrik di Amerika Serikat, Georgia Power, menyampaikan bahwa reaktor nuklir Vogtle Unit 3 miliknya telah memulai reaksi nuklir di dalam reaktor. (Photo: Georgia Power via CNBC)
0 0
Read Time:1 Minute, 54 Second

Pada hari Senin, perusahaan penyedia listrik di Amerika Serikat, Georgia Power, menyampaikan bahwa reaktor nuklir Vogtle Unit 3 miliknya telah memulai reaksi nuklir di dalam reaktor.

Dilansir dari CNBC.com, menurut pernyataan tertulis dari Georgia Power, hal tersebut, secara teknis disebut sebagai “kekritisan awal”, sebuah proses yang dimana fisi nuklir mulai membelah atom dan menghasilkan panas.

Dilaporkan panas yang dihasilkan dalam reaktor nuklir itu akan mengakibatkan air mendidih, dan uap dari air yang mendidih tersebut akan memutar turbin yang telah terhubung ke generator dan menghasilkan aliran listrik.

Georgia Power juga menambahkan bahwa reaktor nuklir Vogtle Unit 3 ini diperkirakan akan beroperasi penuh di bulan Mei atau Juni mendatang.

Scott Burnell, selaku juru bicara Komisi Regulasi Nuklir, mengungkapkan kepada CNBC bahwa sekitar tujuh tahun yang lalu tepatnya di bulan Mei 2016, merupakan kali terakhir sebuah reaktor nuklir mencapai keberhasilan yang sama, pada saat Otoritas Lembah Tennessee mulai melakukan pembelahan atom di reaktor Watts Bar Unit 2, Tennessee, Amerika Serikat.

Georgia Power menambahkan bahwa reaktor nuklir Vogtle Unit 3 ini diperkirakan akan beroperasi penuh di bulan Mei atau Juni mendatang. (Photo: Georgia Power via world-nuclear-news.org)

Chris Womack, yang merupakan CEO dari Georgia Power, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa, “ini adalah saat yang sangat menggembirakan karena kami bersiap untuk mengoperasikan unit nuklir baru yang akan melayani negara bagian kami dengan energi bersih dan bebas emisi selama 60 hingga 80 tahun ke depan.”

Diketahui di Amerika Serikat, terdapat 93 rekator nuklir yang tengah beroperasi, termasuk reaktor Vogtle Unit 3, yang dimana reaktor-reaktor nuklir itu secara bersamaan telah menghasilkan 20% listrik di negara tersebut.

Reaktor-reaktor nuklir itu menghasilkan sekitar setengah dari listrik bersih dan bebas karbon di Amerika Serikat, dan dikabarkan reaktor nuklir menjadi sebuah sumber energi yang membantu untuk menghentikan pemanasan global.

Hampir sebagian besar reaktor nuklir di Amerika serikat telah dibangun sejak tahun 1970 hingga 1990, tetapi, pembangunannya dikabarkan telah melambat secara signifikan setelah kecelakaan yang terjadi pada 28 Maret 1979, di Three Mile Island, Pennsylvania.

Menurut Administrasi Informasi Energi Amerika Serikat, sekitar 67 proyek pembangunan reaktor nuklir telah dibatalkan dan diberhentikan di tahun 1979 hingga 1988.

Tetapi, dikarenakan energi nuklir dapat dihasilkan tanpa melepaskan emisi karbon dioksida, yang dimana emisi tersebut mengakibatkan terjadinya pemanasan global, pada akhirnya energi nuklir ini memiliki peluang untuk dihidupkan kembali.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today