Presiden China, Xi Jinping, Memperoleh Masa Jabatan Ketiga Yang Sebelumnya Belum Pernah Terjadi Sebagai Presiden

Xi Jinping, selaku Presiden China, telah memperoleh masa jabatan ketiga yang sebelumnya belum pernah terjadi sebagai presiden di China. (Photo: Getty Images/Kevin Frayer via CNBC)
0 0
Read Time:1 Minute, 30 Second

Pada hari Jumat, Xi Jinping, selaku Presiden China, dikabarkan telah memperoleh masa jabatan ketiga yang sebelumnya belum pernah terjadi sebagai presiden di China.

Dilansir dari cnbc.com, Xi telah diperkirakan akan tetap menjabat sebagai presiden pada saat pertemuannya dengan parlemen yang bersifat seremonial di bulan ini, yang dimana pertemuan tersebut dikenal sebagai pertemuan “Dua Sesi”.

Pertemuan tahunan itu menjadi pertanda dari pertemuan antara kelompok penasihat dan badan legislatif, Kongres Rakyat Nasional. Para delegasi yang menghadiri pertemuan di hari Jumat, secara resmi telah memilih kembali Xi sebagai ketua Komisi Militer Pusat.

Dilaporkan Xi naik melewati berbagai jajaran politik China, diangkat menjadi presiden di tahun 2013 dan menghilangkan batas masa jabatan di tahun 2018. Pada bulan Oktober, melalui Kongres Nasional ke-20 Partai Komunis China, Xi memperkuat kendalinya atas partai yang tengah berkuasa dengan mengisi lingkaran kepemimpinan tertingginya dengan para loyalis.

Xi telah diperkirakan akan tetap menjabat sebagai presiden pada saat pertemuannya dengan parlemen yang bersifat seremonial di bulan ini. (Photo: Getty Images/Lintao Zhang via CNN)

Seorang anggota kelompok inti yang melakukan pengawasan terhadap displin partai, Zhao Leji, pada hari Jumat, telah diangkat secara resmi menjadi ketua komite tetap Kongres Rakyat Nasional.

Para pemimpin puncak dari Partai Komunis China, sesaat setelah dilakukannya kongres partai dua kali dalam satu dekade, para pemimpin tersebut menempati posisi-posisi pemerintahan seperti presiden dan perdana menteri.

Pada hari Senin mendatang, Xi direncanakan akan berbicara dalam upacara penutupan pertemuan parlemen, dan di hari yang sama, perdana menteri yang baru akan berbicara dengan pers.

Han Zheng, yang sebelumnya merupakan wakil perdana menteri eksekutif, secara resmi telah diangkat menjadi wakil presiden pada hari Jumat, yang dimana jabatan tersebut sebelumnya dipegang oleh Wang Qishang.

Delegasi-delegasi itu, pada hari Jumat, telah memberikan persetujuan terhadap sebuah proposal yang bertujuan untuk merestrukturisasi Dewan Negara, sebuah badan eksekutif tertinggi pemerintah China.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today