Tank-Tank Milik Pasukan Israel Perdalam Serangan Mereka Ke Wilayah Jalur Gaza Utara

Tank-tank telah mencapai tepi utara Kota Gaza dan melakukan serangan terhadap beberapa distrik di kawasan Sheikh Radwan memaksa para keluarga untuk meninggalkan kediaman mereka. (Source: dunyanews.tv)
0 0
Read Time:2 Minute, 20 Second

Dikabarkan pasukan tentara Israel memperluas wilayah serangan mereka ke Gaza Utara. Para penduduk mengatakan bahwa tank-tank telah mencapai tepi utara Kota Gaza dan melakukan serangan terhadap beberapa distrik di kawasan Sheikh Radwan memaksa para keluarga untuk meninggalkan kediaman mereka.

Para warga mengungkapkan bahwa pasukan Israel secara efektif telah memblokade daerah Beit Hanoun, Jabalia, dan Beit Lahiya yang merupakan bagian ujung utara dari Kota Gaza, memutus akses antara dua daerah kecuali dengan izin untuk keluarga yang ingin meninggalkan ketiga wilayah tersebut, dan memedulikan perintah evakuasi.

Para masyarakat terpaksa meninggalkan kediaman mereka akibat dari serangan tank-tank Israel di Jalur Gaza Utara. (Source: dubaieye1038.com)

Dilansir dari Reuters.com, Kementerian Kesehatan Gaza menjelaskan bahwa serangan Israel di wilayah utara yang berlangsung selama delapan hari ini telah menewaskan puluhan masyarakat Palestina, serta puluhan masyarakat lainnya ditakuti tewas di jalan maupun, bawah runtuhan kediaman mereka berada di luar jangkauan tim medis.

Banyak dari masyarakat Jabalia telah memposting di media sosial: “Kami tidak akan pergi, kami mati, dan kami tidak akan pergi.” Bagian utara Gaza, yang telah menjadi rumah bagi setengah dari 2,3 juta penduduk di wilayah tersebut, dibom hingga menjadi puing-puing pada tahap pertama dari serangan Israel setahun yang lalu ke wilayah itu, setelah serangan dari para militan pada 7 Oktober di kota-kota Israel yang menewaskan hingga 1.200 orang dan menahan 250 sandera.

Setelah setahun serangan dari Israel yang menewaskan hingga 42.000 masyarakat Palestina, ratusan ribu warga memasuki kembali wilayah utara yang hancur. Israel mengirim kembali pasukan seminggu yang lalu untuk memusnahkan para pejuang yang diungkapkannya berkumpul kembali untuk melancarkan lebih banyak serangan. Hamas membantah para pejuangnya melakukan operasi di tengah warga sipil.

Peningkatan di Gaza utara terjadi bertepatan dengan serangan udara serta kampanye darat besar di front terpisah wilayah Lebanon selatan yang dilakukan oleh Israel melawan Hizbullah, yang di mana Hamas merupakan sekutu Iran.

Beberapa bangunan dari berbagai distrik pemukiman warga hancur diledakkan oleh pasukan Israel. (Source: bbc.com)

“Ketika dunia terfokus pada Lebanon dan kemungkinan serangan Israel terhadap Iran, Israel justru meluluhlantakkan Jabalia,” kata Nasser, seorang penduduk Beit Lahiya di Jalur Gaza utara dalam laman Reuters.com.

Beberapa jalan telah diledakkan oleh para penjajah dan juga menghancurkan distrik-distrik di pemukiman warga. Masyarakat tidak menemukan makanan, dan terjebak di dalam kediaman mereka, kahawatir akan jatuhnya bom di atas kepala mereka.

Sementara serangan utama berlangsung di bagian utara, Israel diketahui juga melakukan penyerangan di wilayah lain Jalur Gaza. Berdasarkan laporan dari Kementerian Kesehatan, pada Minggu pagi sedikitnya 11 orang tewas, termasuk enam orang yang tewas di dalam sebuah kediaman di kamp Bureij Jalur Gaza tengah, wilayah selatan Kota Gaza.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu, pihak militer Israel mengungkapkan bahwa pasukan yang tengah beroperasi di seluruh wilayah Jalur Gaza dalam 24 jam terakhir telah melakukan penyerangan kepada sekitar 40 target dan menewaskan puluhan militan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today