Donald Trump, yang merupakan Presiden terpilih Amerika Serikat, memberikan pujian terhadap kemampuan bahasa Inggris Presiden Indonesia Prabowo Subianto pada saat tengah berbincang via telepon.
Diketahui bahwa Prabowo menelepon Trump untuk memberikan ucapan selamat kepada Trump setelah kemenangannya dalam pemilu.
Dilansir dari cnnindonesia.com, pada hari Senin (11/11), Prabowo mengunggah video yang memperlihatkan percakapan mereka ke dalam akun Instagramnya.

“Bahasa Inggris Anda sangat bagus,” ujar Trump terdengar dari pengeras suara ponsel Prabowo, dikutip dari cnnindonesia.com.
Prabowo lalu memberikan tanggapannya dengan mengatakan bahwa pada saat melakukan pelatihan militer, ia menggunakan bahasa Inggris Amerika.
Diketahui bahwa Prabowo sempat menjalani pendidikan militer pada tahun 1981 di Special Officer Course, Ft Benning Amerika Serikat.
Ketika SMP hingga SMA, Prabowo juga sekolah di luar negeri. Tidak heran jika sejak kecil dia sudah fasih berbicara dengan menggunakan bahasa Inggris.
Dalam percakapan tersebut, Trump juga memberikan pujian kepada Presiden RI itu yang dinilainya telah melakukan banyak hal baik bagi Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengungkapkan bahwa ia memiliki keinginan untuk dapat bertemu secara langsung dengan Presiden terpilih Amerika Serikat itu.
“Di manapun Anda berada. Saya bersedia terbang untuk memberi selamat kepada Anda secara pribadi,” kata Prabowo dalam laman cnnindonesia.com.
Diketahui bahwa Prabowo juga menyinggung terkait serangan dan upaya pembunuhan yang dialami oleh Trump ketika tengah berkampanye di Pennsylvania pada pertengahan Juli lalu.
Prabowo mengungkapkan bahwa banyak warga Indonesia yang juga terkejut dengan serangan tersebut. Tetapi, ia bersyukur Trump selamat.
Trump mengaku bahwa pada saat itu keberuntungan tengah berpihak kepada dirinya. Dia juga menyampaikan keinginannya agar dapat melakukan kunjungan ke Indonesia.
“Saya juga ingin mengunjungi negara Anda suatu saat nanti, luar biasa,” jawab Trump dikutip dari cnnindonesia.com.
Percakapan tersebut terjadi setelah Trump menang dalam pemilu Amerika Serikat yang diselenggarakan pada tanggal 5 November lalu. Trump berhasil memperoleh sekitar 51 persen popular vote serta 299 suara electoral.
Percakapan tersebut juga diunggah ke dalam akun media sosial Prabowo pada saat ia tengah berkunjung ke Amerika Serikat pada tanggal 11-12 November.





