Diskusi Terkait Ekonomi dan Pengadaan Alutsista, Prabowo Bertemu Macron di KTT G20

Presiden Prabowo Subianto gelar pertemuan bilateral bersama dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Museu de Arte Moderna, Rio de Janeiro, Brasil. (Source: ANTARA/Andi Firdaus)
0 0
Read Time:1 Minute, 53 Second

Pada hari Selasa, 19 November 2024, waktu setempat, Presiden Prabowo Subianto gelar pertemuan bilateral bersama dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Museu de Arte Moderna, Rio de Janeiro, Brasil.

Prabowo bersama dengan Macron mendiskusikan peluang terkait meningkatkan kerja sama ekonomi dalam pertemuan yang dilakukan di sela konferensi tingkat tinggi atau KTT G20 tersebut.

Prabowo membagikan melalui akun media sosial X pertemuan bilateralnya dengan Macron. Tidak ada keterangan yang diberikan dalam unggahan tersebut oleh Mantan Menteri Pertahanan itu. Sementara itu, Macron juga membagikan momen yang sama melalui platform tersebut.

Prabowo bersama dengan Macron mendiskusikan peluang terkait meningkatkan kerja sama ekonomi dalam pertemuan yang dilakukan di sela konferensi tingkat tinggi atau KTT G20 tersebut. (Source: Biro Pers Setpres)

“Inti dari diskusi kami di Rio de Janeiro: kemitraan strategis antara Indonesia dan Prancis, keamanan kawasan Indo-Pasifik, dan upaya kami untuk iklim dan keanekaragaman hayati,” kata Macron dikutip pada Rabu, 20 November 2024, dalam laman tempo.co.

Dilansir dari tempo.co, Airlangga Hartarto, selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, turut serta mendampingi Prabowo dalam pertemuan bilateral dengan Macron.

Ia mengungkapkan bahwa kedua pemimpin mendiskusikan terkait kerjasama Forum Ekonomi Indonesia-Prancis hingga pengadaan pesawat tempur serta kapal selam.

Dalam pertemuan tersebut, Airlangga mengklaim bahwa Macron memberikan apresiasinya terhadap rencana Indonesia untuk pengadaan peralatan militer, termasuk di antaranya adalah pesawat tempur jenis Rafale dan kerja sama dalam pembuatan kapal selam.

Tetapi, mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut tidak berkenan untuk menyampaikan keterangan lebih lanjut.

“Prancis ya tentu ekonomi juga dibahas, kan kita ada bilateral Economic Forum Perancis-Indonesia,” kata Airlangga dikutip kantor berita Antara.

Diketahui bahwa Indonesia-Prancis telah bekerja sama dalam pembuatan kapal selam Scorpène Evolved yang memiliki teknologi tinggi dalam upaya untuk memperkuat kemandirian industri maritim Indonesia.

Di Indonesia, kerja sama yang dilakukan oleh kedua negara tersebut melibatkan sumber daya manusia dari PT PAL Indonesia yang mendapatkan transfer teknologi dari Prancis dalam memproduksi kapal selam di dalam negeri.

Diketahui bahwa Kementerian Pertahanan Indonesia sudah menyelesaikan pembelian terhadap 42 unit jet tempur Rafale dari Dassault Aviation Prancis, dengan kontrak pembelian tahap ketiga untuk 18 unit.

Indonesia dikabarkan juga telah menyelesaikan kontrak pengadaan tahap pertama serta kedua pada tahun 2022 dan 2023, masing-masing untuk enam dan 18 unit. Dilaporkan bahwa pesawat Rafale pertama dijadwalkan akan tiba di Indonesia pada awal 2026.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today