Dikabarkan bahwa saat ini Mabes TNI masih melakukan pengkajian serta perencanaan yang bertujuan untuk mendirikan angkatan siber.
Mayor Jenderal TNI Hariyanto, selaku Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, mengungkapkan bahwa saat ini, TNI akan terus memberikan berbagai program latihan lanjutan kepada para personel TNI agar dapat menguasai teknologi terkini.
“Sampai dengan saat ini pembentukan angkatan siber masih dalam proses pengkajian dan perencanaan strategis. Tentunya dengan pertimbangan yang matang untuk memastikan efektivitas serta efisiensi organisasi TNI,” kata Hariyanto kepada Tempo, hari Minggu, 12 Januari 2025.

Dilansir dari tempo.co, Hariyanto menjelaskan bahwa proses persiapan yang diperlukan untuk mendirikan angkatan siber akan tetap terus berlanjut.
Karena, Jenderal Agus Subiyanto, selaku Panglima TNI, telah menegaskan terkait pentingnya penguatan dari kemampuan siber prajurit agar dapat menghadapi ancaman di dunia maya yang semakin rumit.
Beberapa penguatan yang dimaksud meliputi peningkatan kapasitas teknologi dengan melakukan pembaharuan terhadap perangkat keras serta perangkat lunak agar dapat mendukung pengamanan siber.
Selanjutnya, TNI diketahui juga akan memberikan program pelatihan lanjutan kepada para personel TNI agar dapat menguasai teknologi terkini, beberapa contoh di antaranya yakni artificial intelligence, enkripsi data, serta analisis ancaman siber.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto awalnya mengatakan bahwa instansinya tengah mendiskusikan terkait pembentukan angkatan siber yang akan menjadi matra keempat militer Indonesia.
Agus menjelaskan bahwa proses pembentukan angkatan siber tersebut masih dalam tahap evaluasi di instansinya.
“Sedang kami evaluasi satuan siber yang ada,” kata Agus di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa, 3 September 2024, dilansir dari tempo.co.
Walaupun saat ini angkatan siber masih dalam proses pembentukan, namun Agus menyatakan bahwa TNI sudah mempunyai satuan siber sendiri.
Satuan siber tersebut berada di kawasan Mabes TNI melalui pendidikan yang dilakukan oleh TNI Angkatan Udara atau AU. “Satuan siber sudah ada, hanya tinggal saya optimalkan,” kata Agus, dalam laman tempo.co.
Agus menilai bahwa pembentukan angkatan siber ini bergantung pada sumber daya manusia yang dipunya. Oleh sebab itu, ia mengungkap, bakal melakukan rekrutmen khusus untuk mendirikan angkatan siber tersebut.






