Akibat Bunuh Sesama Rekan, Pihak Kepolisian Jepang Tangkap 11 WNI

Direktur PWNI Kemlu mengatakan bahwa terdapat 11 warga negara Indonesia (WNI) yang telah ditangkap oleh pihak kepolisian Isesaki, Gunma, Jepang. (Source: Merdeka.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 18 Second

Judha Nugraha, selaku Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri atau PWNI Kemlu, mengatakan bahwa terdapat 11 warga negara Indonesia (WNI) yang telah ditangkap oleh pihak kepolisian Isesaki, Gunma, Jepang.

Dilaporkan bahwa mereka diduga telah melakukan pelanggaran keimigrasian sampai tindak pidana pembunuhan. Kata dia, informasi tersebut didapatkan dari laporan yang diberikan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia atau KBRI di Tokyo.

Judha menjelaskan bahwa saat ini pihak kepolisian Isesaki masih melakukan pendalaman terhadap 11 orang WNI yang ditangkap. (Source: ANTARA)

“KBRI Tokyo terus berkomunikasi dengan Kepolisian Isesaki. Kepolisian telah menetapkan 11 tersangka WNI dengan tuduhan awal adalah pelanggaran keimigrasian (overstayer) dan tuduhan kedua adalah pembunuhan,” kata Judha dalam pesan singkatnya pada Kamis, 16 Januari 2025, dikutip dari tempo.co.

Dilansir dari tempo.co, Judha menjelaskan bahwa saat ini pihak kepolisian Isesaki masih melakukan pendalaman terhadap 11 orang WNI yang telah ditangkap atas dua dakwaan tersebut.

Judha mengatakan bahwa KBRI Tokyo akan terus melakukan pengawasan terhadap proses hukum dari para tersangka WNI itu, dan juga memberikan pendampingan hukum agar dapat memastikan seluruh hak-hak mereka bisa terpenuhi.

Dikabarkan bahwa kasus dugaan pembunuhan itu terbongkar pada saat melakukan penanganan sebuah kasus pembunuhan sesama WNI yang terkuak pada tanggal 3 November 2024, di Isesaki, Gunma, Jepang.

Judha mengungkapkan bahwa salah seorang korban WNI berinisial A dinyatakan meninggal akibat luka tusuk, sedangkan untuk tiga orang WNI lainnya tengah dirawat di rumah sakit. Dikabarkan bahwa pada tanggal 11 Januari lalu, jenazah A telah dipulangkan kembali ke Indonesia.

“WNI yang terbunuh dan terluka adalah overstayer dan diduga merupakan korban perampokan,” tuturnya, dalam laman tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today